Pembuatan Ornithopter Sebagai Wahana Pengukuran Radiasi Lingkungan
David Gorian William, Dr.-Ing. Sihana
2025 | Skripsi | TEKNIK NUKLIR
Radiasi lingkungan menjadi perhatian penting dalam bidang kesehatan,
keselamatan kerja, dan perlindungan lingkungan, terutama di area yang
berpotensi terpapar sumber radioaktif. Pengukuran radiasi secara langsung di
lokasi terbuka atau sulit dijangkau memerlukan wahana bergerak yang ringan,
fleksibel, dan efisien. Unmanned Aerial Vehicle atau biasa disingkat
dengan UAV berwujud ornithopter, adalah
wahana terbang biomimetik yang meniru gerakan sayap burung, dipilih karena
kemampuannya bermanuver di medan sempit dengan konsumsi energi rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang
ornithopter yang dilengkapi sistem deteksi radiasi berbasis detektor
Geiger-Müller. Sistem ini terintegrasi dengan mikrokontroler Arduino Nano yang
bertugas menghitung pulsa radiasi dan menyimpan datanya ke kartu memori melalui
modul microSD. Uji coba dilakukan dengan menerbangkan ornithopter secara manual
pada ketinggian sekitar 10 meter dari permukaan tanah, untuk mengukur dan
merekam tingkat radiasi lingkungan selama penerbangan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa ornithopter
mampu berfungsi sebagai wahana pengukuran radiasi yang ringan dan portabel.
Data pencacahan berhasil direkam dengan baik, menunjukkan stabilitas sistem
selama terbang, serta hasil pengukuran radiasi di lingkungan menunjukkan jumlah
radiasi tertinggi sekitar 3,5 cps. Penelitian ini membuka peluang pengembangan
ornithopter sebagai platform pemantauan radiasi bergerak yang murah dan
efektif, terutama jika dikombinasikan dengan sistem navigasi seperti GPS untuk
pemetaan spasial distribusi radiasi.
Environmental radiation is a critical concern in the
fields of health, occupational safety, and environmental protection, especially
in areas potentially exposed to radioactive sources. Direct measurement of
radiation in open or hard-to-reach locations requires a mobile platform that is
lightweight, flexible, and efficient. The Unmanned Aerial Vehicle or usually
abbreviated as UAV in a
form of an ornithopter, is a biomimetic flying vehicle that mimics bird wing
motion, was chosen for its maneuverability in confined spaces and low energy
consumption.
This study aims to design an
ornithopter equipped with a radiation detection system based on a Geiger-Müller
tube. The system is integrated with an Arduino Nano microcontroller that counts
radiation pulses and stores the data to a memory card via a microSD module. The
flight test was conducted manually at an altitude of approximately 10 meters to
measure and record environmental radiation levels during flight.
The test results show that the
ornithopter is capable of functioning as a lightweight and portable radiation
measurement platform. The radiation count data was successfully recorded,
indicating stable system performance during flight and the results of radiation measurements in the environment show the
highest amount of radiation is around 3.5 cps. This research demonstrates the potential for developing
ornithopters as low-cost, mobile radiation monitoring platforms, especially
when combined with navigation systems such as GPS for spatial mapping of
radiation distribution.
Kata Kunci : ornithopter, radiasi lingkungan, Geiger-Müller, Arduino Nano, UAV, pemantauan radiasi.