Laporkan Masalah

KORELASI ANTARA BERAT HIDUP DENGAN LINGKAR DADA, DAN PANJANG BADAN DAN TINGGI GUMBA SAPI BALI KUALITAS EXPORT ASAL PULAU LOMBOK - NUSA TENGGARA BARAT

Gufran , Drh. M. Soetimbul; Drh. Gomblong S.

1976 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar koefisien korelasi (“r) dan persamaan garis regresi antara berat hidup dengan lingkar dada, panjang badan dan tinggi gumba pada sapi Bali kualitas ekspor asal Pulau Lombok. Untuk penelitian ini dipergunakan 100 ekor sapi yang berumur rata-rata enam tahun, berat hidupnya360-400 kg dan sudah dikebiri. Lokasi penelitian di Cegutu Cakranagaru Lombok selama satu setengah bulan terhitung mulai 1 Juli-14 Agustus 1975. Perhitungan statistik menyatakan: 1. Korrelasi antara berat hidup dengan lingkar dada r= 0,988 significant dengan P<0,05 dan Y = 1,17X + 161,85, +-6,87. 2. Korrelasi antara berat hidup dengan panjang badan r= 0,905 significant dengan P<0,05 dan Y = 1,17X + 161,85, +-6,87. ; Y = 0,905 significant dengan P < 0,05 dan T = 1,19 X + 03,28 £ 6,7, 3. Korelasi antara berat hidup dengan tinggi gumba ;r=0,74 significant dengan ? <0,05dan Y= 1,85 X + 139,22£ 13,46, Keterangan : Y berat hidup dalan kg X = lingkar dada, panjang badan dan tinggi – gumba dalama cm. Dari kenyataan diatas maka yang dipergunakan sebagai pedoman untuk menaksir berat hidup adalah rumus persamaan garis regresi antara berat hidup dengan lingkar dada dengan catatan agar faktor kondisi ternak dan lingkungan.

Kata Kunci : Lingkar dada; Sapi Bali kualitas export; Sapi Bali asal Lombok


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.