Laporkan Masalah

ANALISIS TINGKAT EFEKTIFITAS EKSTRAKSI DATA KUALITAS AIR MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH PADA PESISIR ESTUARI SUNGAI BATANGHARI

Dego Irvan Nadeak, WIRASTUTI WIDYATMANTI, S.Si., Ph.D.

2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH

Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat akurasi ekstraksi citra dengan menggunakan algoritma yang sudah ada untuk dalam mengekstraksi parameter kualitas air di estuari sungai Batanghari. Empat parameter yang digunakan ialah temperatur dengan algoritma Syarif dkk, salinitas dengan algoritma cimandiri yang dikembangkan Supriatna, TSS dengan algoritma Lestari, dan DO dengan algoritma El Battay dkk. Berdasarkan koefisien korelasi Pearson, hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi algoritma yang digunakan dalam ekstraksi citra tidak menunjukkan akurasi yang cukup baik pada tiga parameter. Hanya satu parameter saja yang memiliki akurasi baik. Parameter yang memiliki tingkat akurasi tinggi ialah parameter kualitas air TSS. Akurasi TSS menunjukkan hasil 0,6053, DO menunjukkan hasil -0,7098,  salinitas menunjukkan hasil -0,29, terakhir parameter temperatur menunjukkan tingkat akurasi -0,251. Hanya TSS dengan menggunakan algoritma Lestari yang dapat digunakan untuk memantau kualitas air muara sungai Batanghari jika hanya mengacu pada korelasi. Namun, untuk TSS tingkat erornya mencapai 50 lebih. Sehingga dapat dikatakan algoritma untuk TSS tidak dapat digunakan. Pada akhirnya diperlukan adanya penelitian lebih lanjut untuk menyusun algoritma yang dikhususkan pada daerah kajian.

The research was conducted to determine the accuracy level of image extraction using existing algorithms to extract water quality parameters in the Batanghari River estuary. Four parameters were used: temperature with the Syarif et al. algorithm, salinity with the Cimandiri algorithm developed by Supriatna, TSS with the Lestari algorithm, and DO with the El Battay et al. algorithm. According to Pearson correlation. This study results showed that the accuracy level of the algorithms used in image extraction was not sufficiently good for three parameters. Only one parameter exhibited good accuracy. The parameter with a high level of accuracy was Total Suspended Solids (TSS). The accuracy for TSS showed a result of 0.6053, DO showed -0.7098, salinity showed -0.29, and finally, the temperature parameter showed an accuracy level of -0.251.  TSS utilizing the Lestari algorithm, proved suitable for monitoring the water quality of the Batanghari River estuary. But, TSS algorithm has eror for RMSE 51,05 and indicate the algorithm can’t useable. Therefore, further research is needed to develop algorithms specifically tailored for the study area.

Kata Kunci : Kata kunci: TSS, DO, Temperatur, Salinitas, Kualitas Air, Penginderaan Jauh / Keywords: TSS, DO, Temperature, Salinity, Water Quality, Remote Sensing

  1. S1-2025-426852-abstract.pdf  
  2. S1-2025-426852-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-426852-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-426852-title.pdf