ANALISIS URBAN GROWTH DI KABUPATEN BOYOLALI AKIBAT PEMINDAHAN PUSAT PEMERINTAHAN DENGAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Zahwa Aria Widya, Dr. Bowo Susilo, S.Si., M.Sc.
2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH
Perkembangan
kota adalah suatu fenomena yang ditandai dengan adanya pertambahan luas daerah
terbangun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Penutup/penggunaan lahan
akan terus mengalami perubahan, khususnya non lahan terbangun menjadi lahan
terbangun selama fenomena tersebut terjadi. Kabupaten Boyolali termasuk dalam
daerah pinggiran yang terletak di kawasan strategis antara tiga kota besar. Hal
tersebut tidak membuat perkembangan kawasan perkotaan terjadi secara signifikan
sehingga pemerintah membuat kebijakan pemindahan pusat pemerintahan ke
Kecamatan Mojosongo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
penutup/penggunaan di Kabupaten Boyolali dan bagaimana perubahannya serta
mengetahui karakteristik urban growth
di wilayah tersebut.
Penginderaan
jauh digunakan dalam ekstrasi penutup lahan sebagai salah satu unsur fisik
dalam analisis perkembangan kota. Klasifikasi dilakukan dengan menggunakan
metode klasifikasi supervised dengan
algoritma maximum likelihood pada
citra tahun 2013 dan 2024. Perubahan penutup lahan penting dilakukan untuk
mengetahui ada tidaknya perkembangan kota. Karakteristik perkembangan kota
diperoleh dengan menggunakan Shannon’s Entropy untuk mengetahui pola
perkembangan dan mengidentifikasi fenomena urban
sprawl. Selain itu, arah perkembangan kota juga dapat dilakukan untuk
mengidentifikasi kecenderungan arah perkembangan.
Hasil dari
penelitia ini yaitu menunjukkan adanya perubahan penutup lahan di Kabupaten
Boyolali, khususnya pertambahan luasan lahan terbangun seluas 32.84 km2
yang mengindikasikan adanya perkembangan kota. Pertambahan tersebut memiliki
pola yang cenderung menyebar di seluruh wilayah dan tidak hanya terpusat di
satu titik yang diketahui dari nilai relatif entropi hasil perhitungan. Arah
perkembangan kota tersebut memiliki kecenderungan ke arah timur laut
berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan standard deviational ellipse.
Urban
growth is a phenomenon characterized by the increase of built-up area along
with the rise of population. Land cover/use will continue to change, especially
from non-built land into built-up land, as long as the phenomenon occurs.
Boyolali Regency is a peripheral region located in a strategic area between
three major cities. This does not make the development of the urban regions
occur significantly, so the government made a policy of moving the center of
government to the Mojosongo District. This study aims to determine the
cover/use in Boyolali Regency and how it changes, and to determine the characteristics
of urban growth in the region.
Remote
sensing is used in the extraction of land cover as one of the physical elements
in the analysis of urban development. Classification was performed using a
supervised classification method with a maximum likelihood algorithm on 2013
and 2024 images. Changes in land cover are important to determine whether urban
development is present or not. Characteristics of urban development were
obtained using Shannon's Entropy to determine development patterns and identify
the phenomenon of urban sprawl. In addition, the direction of urban development
can also be used to identify trends in the direction of development.
The
results of this research show that there is a change in land cover/use in
Boyolali Regency, especially the increase in built-up land area of 32.84 km2,
which indicates urban development. The increase exhibits a pattern that spreads
throughout the region, rather than being concentrated at a single point, as
indicated by the relative entropy value of the calculation results. The
direction of the city's development has atendency to the northeast based on
data processing by using the standard deviational ellipse.
Keywords: urban growth, remote sensing, land cover, maximum likelihood, Shannon’s entropy
Kata Kunci : urban growth, penginderaan jauh, penutup lahan, maximum likelihood, shannon's entropy