Pemenuhan Cuti Mengunjungi Keluarga Bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta
PUTRI ISNAWATI, Niken Subekti Budi Utami, S.H.,M.Si.
2025 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penulisan Hukum ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan Cuti Mengunjungi Keluarga bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta serta mengetahui kendala dalam pemenuhan Cuti Mengunjungi Keluarga dan upaya yang dilakukan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta dalam mengatasi kendala pemenuhan Cuti Mengunjungi Keluarga bagi Anak Binaan.
Jenis penelitian normatif-empiris dengan sifat penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dengan responden dan narasumber, serta data sekunder yang diperoleh dari studi lapangan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan penguraian secara deskriptif.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pemenuhan Cuti Mengunjungi Keluarga bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta belum dilaksanakan karena kendala sebagai berikut: pengutamaan pemenuhan Cuti Bersyarat dan Pembebasan Bersyarat dibandingkan Cuti Mengunjungi Keluarga, tidak adanya sosialisasi terkait Cuti Mengunjungi Keluarga kepada keluarga Anak Binaan, kekhawatiran terhadap aspek keamanan, dan prosedur Cuti Mengunjungi Keluarga dinilai rumit. Upaya yang dilakukan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta agar Anak Binaan tetap dapat berasimilasi dengan keluarga adalah dengan program Oemah Konseling yang di dalamnya terdapat sesi kelompok dukungan keluarga.
This legal research aims to examine the fulfillment of Family Visit Leave for Juvenile Offender in the Child Correctional Class II Yogyakarta, to identify the obstacles in its implementation, and to analyze the efforts made by the institution to overcome these challenges.
This study employs a normative-empirical legal research method with a descriptive approach. The data used consist of primary data obtained through interviews with respondents and informants, as well as secondary data gathered through field studies. The data were analyzed qualitatively and presented descriptively.
The findings of this study indicate that the fulfillment of Family Visit Leave at the institution has not been implemented due to several key obstacles: the prioritization of Conditional Leave and Parole over Family Visit Leave, the absence of adequate socialization to the families of the Juvenile Offender regarding this right, security concerns, and the perception that the procedures and requirements are overly complex. As an alternative effort to support the reintegration of Juvenile Offender with their families, the institution has developed a program called Oemah Konseling, which includes Family Support Group sessions involving both the offender and their families.
Kata Kunci : Cuti Mengunjungi Keluarga, Anak Binaan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta