Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian Menggunakan Metode Cellular Automata Dengan Pemodelan Markov Chain dan Regresi Linier Berganda Tahun 2022-2030 di Sebagian Wilayah Kabupaten Klaten
Isa Aini Rachmawati, Dr. Bowo Susilo, S.Si., M.T.
2025 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUH
Prediksi Perubahan Penggunaan Lahan Pertanian
Menggunakan Metode Cellular Automata Dengan Pemodelan Markov Chain dan Regresi
Linier Berganda Tahun 2022-2030 di Sebagian Wilayah Kabupaten Klaten
Oleh:
Isa Aini Rachmawati
21/482720/GE/09757
ABSTRAK
Kabupaten
Klaten memiliki proyek jalan tol sebagai penghubung Solo-Jogja mengakibatkan
terjadinya perubahan lahan. Lahan pertanian di Kabupaten Klaten mengalami
pengurangan karena perubahan menjadi jalan tol atau menjadi lahan permukiman.
Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tujuan, yaitu (1) memetakan penggunaan
lahan tahun 2017 dan tahun 2022 di sebagian wilayah Kabupaten Klaten (2)
mengetahui faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di wilayah
tersebut (3) memprediksi perubahan penggunaan lahan pertanian tahun 2022-2030
di sebagian wilayah Kabupaten Klaten menggunakan metode Cellular Automata.
Penelitian
ini dilakukan dengan Citra Spot 7 tahun perekaman 2017 dan Citra Spot 6 tahun
perekaman 2022 sebagai data utama untuk pembuatan peta penggunaan lahan untuk
mengetahui terjadinya perubahan penggunaan lahan. Perubahan penggunaan lahan disebabkan
oleh beberapa faktor, yaitu fasilitas kesehatan, pendidikan, lokasi pasar,
aksesibilitas, dan sungai. Berdasarkan variabel dan peta penggunaan lahan
digunakan sebagai input data dalam melakukan prediksi perubahan penggunaan
lahan tahun 2030 dengan cellular automata.
Proses prediksi cellular automata dilakukan dengan pemodelan markov chain. Proses Multilayer Perceptron (MLP) dapat mengetahui
tingkat akurasi yang dihasilkan dari pemodelan prediksi cellular automata markov chain.
Hasil
penggunaan lahan tahun 2017 lahan permukiman sebesar 1.858,28 hektar dan lahan
pertanian sebesar 5.099,65 hektar. Tahun 2022 penggunaan lahan permukiman
sebesar 2.058,09 hektar dan lahan pertanian sebesar 4.899,84 hektar. Perubahan
penggunaan lahan terjadi pada lahan pertanian menjadi lahan permukiman sebesar
436,59 hektar. Faktor perubahan penggunaan lahan secara bersama-sama tidak
memberikan pengaruh yang signifikan. Peta penggunaan lahan digunakan sebagai
simulasi prediksi untuk tahun 2025 yang dapat dilakukan uji validasi lapangan dengan
nilai akurasi sebesar 94,44?n indeks kappa 85,8%. Hasil validasi yang cukup
akurat dapat digunakan sebagai pedoman data utama untuk melakukan prediksi di
tahun 2030. Prediksi yang dilakukan di tahun 2030 dengan nilai hidden layer nodes 2, root mean square 0,001, iterations sebanyak 1000 kali, dan learning rate 0,0003 menghasilkan nilai
akurasi sebesar 61,67%.
Kata Kunci: Penggunaan Lahan, Regresi Linier
Berganda, Cellular Automata,
Penginderaan Jauh
Prediction of
Changes in Agricultural Land Use Using the Cellular Automata Method with Markov
Chain Modeling and Multiple Linear Regression for 2022-2030 in Parts of Klaten
Regency
By:
Isa Aini Rachmawati
21/482720/GE/09757
ABSTRACT
Klaten Regency is undergoing
land use changes due to the construction of the Solo–Yogyakarta toll road
project, which connects the two cities. Agricultural land in the region has
been decreasing as it is converted into toll roads or residential areas. This
study aims to: (1) map land use in 2017 and 2022 in part of Klaten Regency, (2)
identify the factors influencing land use change in the region, and (3) predict
agricultural land use change from 2022 to 2030 using the Cellular Automata
method.
This study uses SPOT 7 imagery
from 2017 and SPOT 6 imagery from 2022 as the main data sources for generating
land use maps and identifying land use changes. Land use changes are influenced
by several factors, including access to health and educational facilities,
market locations, accessibility, and proximity to rivers. These variables, along
with the land use maps, serve as input data for the 2030 land use prediction
using the Cellular Automata method. The prediction process is carried out using
Markov Chain modeling. The Multilayer Perceptron (MLP) process is used to
assess the accuracy of the Cellular Automata-Markov Chain prediction model.
The land use in 2017 showed
1,858.28 hectares of residential area and 5,099.65 hectares of agricultural
land. In 2022, residential area increased to 2,058.09 hectares, while
agricultural land decreased to 4,899.84 hectares. The conversion of
agricultural land to residential land reached 436.59 hectares. The factors
influencing land use change collectively did not show a statistically
significant effect. The land use map is used as the basis for simulating a 2025
prediction, which is validated through field checking and yields an accuracy of
94.44% and a Kappa index of 85.8%. The high accuracy of this validation
supports the use of this data as a reference for 2030 predictions. The 2030
prediction, using two hidden layer nodes, a root mean square error of 0.001,
1000 iterations, and a learning rate of 0.0003, resulted in an accuracy of
61.67%.
Keywords:
Land Use, Multiple Linear Regression, Cellular Automata, Remote Sensing
Kata Kunci : Penggunaan Lahan, Regresi Linier Berganda, Cellular Automata, Penginderaan Jauh