Rancang Bangun WebGIS untuk Mitigasi Kekeringan di Kabupaten Gunungkidul Menggunakan Framework Laravel dan React JS
Rafi Katsirun Nawal, Dr. Drs. Sudaryatno, M.Si.
2025 | Tugas Akhir | D4 SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana kekeringan, terutama saat musim kemarau. Dampak kekeringan sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama terkait ketersediaan air bersih dan kelancaran aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan sistem informasi spasial yang dapat menyajikan data secara cepat, tepat, dan interaktif mengenai wilayah terdampak serta upaya mitigasi kekeringan. Tujuan dari pengembangan sistem ini adalah untuk menyediakan platform WebGIS yang mendukung pelaporan dan pemantauan kekeringan secara real-time serta membantu pengambilan keputusan.
Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, pengumpulan data, perancangan, implementasi, dan pengujian. Data yang digunakan berasal dari beberapa instansi terkait. Sistem ini menyajikan peta interaktif, fitur pelaporan masyarakat, serta klasifikasi wilayah kekeringan berdasarkan indikator tertentu. Laravel digunakan sebagai backend untuk menangani logika aplikasi, manajemen data, dan penyediaan API. Sementara itu, React JS digunakan di sisi frontend untuk membangun tampilan yang interaktif dan responsif, sehingga memudahkan pengguna dalam mengakses dan menggunakan sistem.
Hasil pengujian sistem dilakukan dengan metode black-box dan beta testing. Berdasarkan uji kelayakan dengan pendekatan usability index, sistem ini memperoleh nilai 90,3%, yang masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi berjalan dengan baik dan mudah digunakan. Sebagai kesimpulan, aplikasi WebGIS ini berfungsi efektif sebagai alat pendukung kesiapsiagaan dan respons terhadap kekeringan. Sistem ini juga membantu pengelolaan informasi wilayah rawan kekeringan dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pelaporan kondisi krisis air.
Gunungkidul Regency is one of the regions in the Special Region of Yogyakarta Province that is highly vulnerable to drought disasters, especially during the dry season. The impacts of drought are significantly felt by the local population, especially regarding the availability of clean water and the continuity of daily activities. Therefore, a spatial information system is needed to present data quickly, accurately, and interactively concerning affected areas and drought mitigation efforts. The objective of this system development is to provide a WebGIS based platform that supports real-time drought reporting and monitoring, as well
as assists in decision-making processes.
The system was developed through several stages, including needs analysis, data collection, system design, implementation, and testing. The data used were obtained from several relevant agencies. This system presents interactive maps, a public reporting feature, and a drought risk classification based on specific indicators. Laravel is used as the backend framework to handle application logic, data management, and API provisioning. Meanwhile, React JS is implemented on the frontend to create a responsive and user-friendly interface for seamless system interaction.
System testing was conducted using black-box and beta testing methods. Based on usability testing, the system achieved a usability index score of 90.3%, indicating a very good level of feasibility. This demonstrates that the application performs well and is easy to use. In conclusion, the WebGIS application effectively supports preparedness and response to drought events. It also aids in managing information related to drought-prone areas and enhances community participation in reporting water crisis conditions.
Kata Kunci : WebGIS, Laravel, React JS, Kabupaten Gunungkidul, Mitigasi Bencana/WebGIS, Laravel, React JS, Gunungkidul Regency, Disaster Mitigation