Laporkan Masalah

Wacana Layang Lelayu di Lingkungan Etnik Jawa: Analisis Genre dan Pendekatan Sosiolinguistik

Lisa Nur Chasanah, Dr. Daru Winarti, M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Layang lelayu adalah surat pemberitahuan yang berisi tentang kematian seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur, penggunaan campur kode dan alih kode, dan faktor sosial yang memengaruhi teks layang lelayu berbahasa Jawa. Penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa 112 teks layang lelayu berbahasa Jawa yang ditemukan di sekitar wilayah Soloraya dan Yogyakarta pada tahun 2021-2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan media WhatsApp. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis genre dan pendekatan sosiolinguistik. Metode penyajian hasil analisis data dilakukan dengan dua cara, yakni bersifat formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks layang lelayu berbahasa Jawa mengandung sepuluh langkah prototipikal, yakni (1) Menyematkan Judul (2) Mengekspresikan Keyakinan, (3) Pembuka, (4) Menyertakan Nama, (5) Menyebutkan Usia, (6) Menyampaikan Informasi Kematian, (7) Menyampaikan Informasi Pemakaman, (8) Mengungkapkan Permintaan Maaf, (12) Memberikan Salam Penghormatan, dan (13) Membubuhkan Nama Anggota Keluarga. Adapun tiga langkah  lainnya sebagai kategori optional, di antaranya adalah (9) Memohonkan Doa, (10) Penutup, dan (11) Menyampaikan Ucapan Terima Kasih. Penggunaan bahasa dalam teks layang lelayu berbahasa Jawa ditemukan adanya tiga bentuk penggunaan alih kode dan dua bentuk penggunaan campur kode. Penulisan teks layang lelayu berbahasa Jawa dipengaruhi oleh faktor agama, bahasa, budaya, status sosial, dan hubungan kekerabatan.

Layang lelayu is a notification letter containing information about someone's death. This study aims to describe the structures, the uses of code-mixing and code-switching, and the social factors that influence Javanese layang lelayu texts. This study is descriptive and qualitative. The research data consists of 112 Javanese layang lelayu texts found in the Soloraya and Yogyakarta in 2021-2025. Data collection techniques were carried out using WhatsApp. Data analysis was conducted using genre analysis and a sociolinguistic approach. The results of the data analysis were presented in two ways, namely formal and informal. The results of the study indicate that Javanese layang lelayu texts contain ten prototypical steps, namely (1) Attaching a Title (2) Expressing Beliefs, (3) Opening, (4) Including Names, (5) Mentioning Age, (6) Conveying Information about Death, (7) Conveying Information about the Funeral, (8) Expressing Apologies, (12) Giving Greetings of Respect, and (13) Signing the Names of Family Members. The three other steps are categorized as optional, including (9) Requesting Prayers, (10) Closing, and (11) Expressing Gratitude. The use of language in Javanese layang lelayu texts shows three forms of code-switching and two forms of code-mixing. The writing of Javanese layang lelayu texts is influenced by the religion, the language, the culture, the social status, and the kinship relationship.

Kata Kunci : layang lelayu, Javanese, genre, sosiolinguistics

  1. S2-2025-526951-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526951-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526951-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526951-title.pdf