Laporkan Masalah

Pelindungan Hukum Terhadap Laki-Laki Dewasa Yang Menjadi Korban Kekerasan Seksual

Priscentia Devanti Widyaningrum, Sri Wiyanti Eddyono, S.H.,LL.M.,Ph.D

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap laki-laki dewasa korban, serta bertujuan untuk mengetahui bagaimana seharusnya pelindungan hukum di Indonesia agar dapat memberikan pelindungan terhadap laki-laki dewasa korban.

Jenis penelitian dalam penulisan hukum ini berupa penelitian hukum normatif-empiris. Penelitian Normatif-empiris dilakukan dengan mengidentifikasi tugas dari Balai Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi DIY dan Aliansi Laki-Laki Baru dalam melaksanakan pelindungan hukum terhadap laki-laki dewasa korban. Penelitian ini membutuhkan data primer dan data sekunder yang selanjutnya dianilisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif.

Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa pelindungan terhadap laki-laki dewasa korban kekerasan seksual belum memnuhi ketentuan pelindungan sebagaimana diatur dalam pengaturan hukum yang ada, khususnya Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Meskipun UU TPKS telah bersifat progresif dengan mengakui laki-laki sebagai korban, implementasinya masih belum optimal untuk memastikan pelindungan hukum yang menyeluruh dan setara bagi semua korban.

This legal writing aims to analyse the legal provisions regarding sexual violence against adult male victims, as well as to determine how legal protections in Indonesia shoud be provided to adult male victims.

The type of research in this legal writing is normatve-empirical legal research. Normative-empirical research is conducted by identifying the duties of the DIY Province Women and Children Protection Centre and Aliansi Laki-Laki Baru in carrying out the handling of legal protection of adult male victims. This research requires primary data and secondary data which are then analysed qualitatively and presented descriptively.

Based on the result of the research, it is concluded that protection for adult male victims of sexual violence does not yet meet the protection requirements as stipulated in existing legal regulations, particularly the Law on Sexual Violence Crimes. Although the Law on Sexual Violence Crimes is progressive in recognising men as victims, its implementation is still not optimal in ensuring comprehensive and equal legal protection for all victims.


Kata Kunci : Pelindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Laki-Laki Dewasa Korban Kekerasan Seksual

  1. S1-2025-427003-abstract.pdf  
  2. S1-2025-427003-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-427003-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-427003-title.pdf