BLOCKCHAIN-BASED FRAMEWORK FOR SECURE DATA MANAGEMENT ON THE INTERNET OF THINGS
Syafiqur Rochman, Prof. Dr. Ir. Jazi Eko Istiyanto, MSc , Dr. Andi Dharmawan, S.Si, M.Cs
2025 | Tesis | S2 Ilmu Komputer
Penerapan Internet of
Things (IoT) dalam berbagai sektor menuntut sistem keamanan data yang andal
dan efisien. Integrasi teknologi blockchain, khususnya platform IOTA
dengan struktur Directed Acyclic Graph (DAG) menawarkan solusi tanpa
biaya transaksi dan skalabilitas tinggi. Namun, IOTA masih menghadapi
permasalahan keamanan seperti splitting attack serta permasalahan teknis
berupa left behind transactions akibat kelemahan dalam algoritma seleksi
tip. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan algoritma Dynamic Alpha
DA-IOTA sebagai alternatif metode seleksi tip yang mampu mengurangi jumlah left
behind transactions dan meningkatkan ketahanan terhadap splitting attack.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma DA-IOTA dengan konsep dynamic alpha
secara signifikan lebih efektif dalam mengurangi left behind transactions
dibandingkan dengan algoritma yang menggunakan alpha statis seperti Markov
Chain Monte Carlo, E-IOTA, dan AlmostURTS juga dalam aspek keamanan dari
serangan. Meskipun demikian, pendekatan ini memerlukan langkah komputasi yang
lebih kompleks dan waktu proses yang lebih panjang.
The integration of the Internet
of Things (IoT) with blockchain technology, particularly IOTA, plays a critical
role in ensuring secure and scalable data transmission. IOTA’s Directed Acyclic
Graph (DAG)-based structure offers benefits such as zero transaction fees and
high scalability. However, it remains vulnerable to issues like splitting
attacks and left behind transactions, largely due to limitations in its tip
selection algorithm. This research proposes a Dynamic Alpha DA-IOTA algorithm
as an improved tip selection method aimed at reducing the number of left behind
transactions and enhancing resistance against attacks such as splitting
attacks. The evaluation results demonstrate that the DA-IOTA algorithm with the
dynamic alpha concept is significantly more effective in reducing left-behind
transactions compared to algorithms using static alpha, such as Markov Chain
Monte Carlo, E-IOTA, and AlmostURTS, as well as in terms of security against
attacks. However, this approach requires more complex computational steps and
longer processing times.
Kata Kunci : Internet of things, IOTA, blockchain, DAG, DA-IOTA