Laporkan Masalah

Dampak Perkembangan Astropolitik Terhadap Ketahanan Keamanan Udara Indonesia (Studi Zone Identifikasi Pertahanan Udara)

Kun Dhayita Hacantya Mahardhika, Prof. Dr. Dafri Agussalim, M.A. ; Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana, S.H., LL.M., M.A

2025 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Perkembangan astropolitik global telah menggeser paradigma tradisional pertahanan udara menuju ranah yang lebih kompleks, yaitu dengan adanya integrasi antara ruang udara dan ruang angkasa. Dalam konteks Indonesia, dinamika ini berdampak langsung terhadap efektivitas dan relevansi Air Defense Identification Zone (ADIZ) yang hingga kini masih terbatas pada wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perkembangan astropolitik terhadap struktur, kebijakan, dan kesiapan strategis ADIZ Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan analisis kebijakan pertahanan, tinjauan hukum internasional, tinjauan dan kebijakan keamanan dan pertahanan udara nasional.
Hasil kajian menunjukkan bahwa ADIZ Indonesia belum mengalami pembaruan yang komprehensif seiring dengan meningkatnya kompleksitas ancaman, satelit militer asing, serta dinamika regional di kawasan Indo-Pasifik. Ketergantungan Indonesia terhadap data orbit asing dan belum adanya integrasi antara sistem pengawasan udara dan antariksa memperlemah kapasitas deteksi dini dan efek tangkal (deterrence). Dalam kondisi tersebut, reformulasi ADIZ Indonesia yang terintegrasi dengan kebijakan luar angkasa nasional menjadi kebutuhan strategis mendesak. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan doktrin Air–Space Defense, perluasan cakupan ADIZ, serta pembentukan Komando Antariksa Nasional di bawah kepemimpinan TNI AU sebagai respons terhadap tantangan astropolitik global.

Global astropolitical developments have shifted the traditional paradigm of air defense to a more complex realm, namely the integration of airspace and space. In the context of Indonesia, this dynamic has a direct impact on the effectiveness and relevance of the Air Defense Identification Zone (ADIZ), which until now has been limited to certain areas. This study aims to analyze the impact of astropolitical developments on the structure, policies, and strategic readiness of Indonesia's ADIZ. The method used is a descriptive-qualitative approach with defense policy analysis, international law review, national air security and defense review and policy. 

The results of the study show that Indonesia's ADIZ has not undergone a comprehensive update along with the increasing complexity of threats, foreign military satellites, and regional dynamics in the Indo-Pacific region. Indonesia's dependence on foreign orbit data and the lack of integration between air and space surveillance systems weaken the capacity for early detection and deterrence. In these conditions, the reformulation of Indonesia's ADIZ integrated with national space policy is an urgent strategic need. This study recommends the establishment of an Air–Space Defense doctrine, expansion of the scope of the ADIZ, and the establishment of a National Space Command under the leadership of the Indonesian Air Force as a response to global astropolitical challenges.


Kata Kunci : Astropolitik, Ketahanan Keamanan Udara, ADIZ/Astropolitics, Air Space Security Resilience, ADIZ.

  1. S2-2025-500617-abstract.pdf  
  2. S2-2025-500617-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-500617-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-500617-title.pdf