Evaluasi Dampak Program Nglarisi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Kelompok Usaha Nglarisi di Kota Yogyakarta
Marsa Kamila Nasion, Yuni Andari, S.E., M.Si.
2025 | Tugas Akhir | D4 PEMBANGUNAN EKONOMI KEWILAYAHAN
Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi dampak Program Nglarisi terhadap kesejahteraan anggota Nglarisi di
Kota Yogyakarta yang diukur melalui peningkatan pendapatan. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis data yang digunakan
adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner. Terdapat 102
responden penelitian yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan yaitu anggota Nglarisi
dan kelompok kontrol yaitu pelaku UMKM kudapan di Kota Yogyakarta. Alat
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Propensity Score
Matching (PSM) dengan kelompok perlakuan yang merupakan anggota Nglarisi
dan kelompok kontrol berupa pelaku UMKM kudapan di Kota Yogyakarta. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Program Nglarisi belum mencerminkan peningkatan
kesejahteraan pada level pendapatan melalui nilai Average Treatment Effect
on The Treated (ATT) yang tidak signifikan pada seluruh algoritma
pencocokan seperti Nearest Neighbor, Kernel, dan Radius Calliper.
Kendala yang ditemukan pada implementasi program dapat menjadi justifikasi
bahwa implementasi dari Program Nglarisi belum berjalan secara optimal,
sehingga dampak program belum terukur secara kuantitatif.
This study aims to evaluate the impact of the Nglarisi Program on the welfare of its members in Yogyakarta City, as measured by the increase in income. This research employs a descriptive quantitative approach using primary data obtained through interviews and questionnaires. A total of 102 respondents were involved in the study, divided into a treatment group, consisting of Nglarisi members, and a control group, comprising snack-based MSME actors in Yogyakarta City. The analytical tool used is Propensity Score Matching (PSM), with the treatment group being Nglarisi participants and the control group being non-participant snack MSMEs. The results show that the Nglarisi Program has not demonstrated a significant improvement in income levels, as reflected by the Average Treatment Effect on the Treated (ATT), which was statistically insignificant across all matching algorithms, including Nearest Neighbor, Kernel, and Radius Caliper. The implementation challenges identified may justify that the program has not yet been optimally executed, resulting in the program’s impact not being quantitatively measurable.
Kata Kunci : Evaluasi Dampak, Program Nglarisi, Propensity Score Matching