Penerapan Asas Keseimbangan dalam Perjanjian Layanan antara PT "Q" dengan Machine Learning Testers
Zulfa Majida Rifanda, Alfatika Aunuriella Dini, S.H., M.Kn., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Hukum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan hukum antara PT “Q” dengan Machine Learning Testers (MLT). Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis asas keseimbangan dalam perjanjian layanan yang dibuat antara PT “Q” dengan MLT.
Penelitian ini merupakan penelitian normatif-empiris yang bersifat deskriptif-analitis. Penelitian normatif dilakukan melalui studi kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder atas berbagai bahan hukum dengan alat penelitian berupa studi dokumen. Penelitian empiris dilakukan melalui penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer berupa wawancara dengan alat penelitian berupa pedoman wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode kualitiatif dan dipaparkan dalam bentuk deskriptif untuk menggambarkan keadaan di lapangan, sehingga pada akhirnya dapat menghasilkan kesimpulan mengenai permasalahan yang ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, hubungan hukum antara PT “Q” dengan MLT merupakan hubungan kerja karena memenuhi unsur-unsur dalam hubungan kerja, yaitu pekerjaan, upah, dan perintah, sehingga perjanjian antara PT “Q” dengan MLT tersebut bukanlah perjanjian melakukan jasa tertentu, melainkan perjanjian kerja. Kedua, asas keseimbangan dalam Perjanjian Layanan antara PT “Q” dengan MLT belum diterapkan pada tahap kontraktual, pada tahap post kontraktual, bahkan sejak tahap pra kontraktual, yang terlihat dari tidak seimbangnya posisi tawar yang mengakibatkan adanya penyalahgunaan keadaan karena kurangnya pengetahuan dari MLT terkait hukum perjanjian, isi perjanjian yang seolah-olah dibuat sebagai perjanjian jasa tertentu padahal perjanjian tersebut sebenarnya merupakan perjanjian kerja, serta adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan perjanjian yang mengakibatkan MLT mengalami kerugian, sehingga unsur keseimbangan dalam perjanjian tersebut tidak terpenuhi.
This dissertation aims to identify and analyze the legal relation between PT “Q” and Machine Learning Testers (MLTs). Another aim of this dissertation along to identify and analyze the application of equitability principle on services agreement made between PT “Q” and MLTs.
This research is a normative-empirical research that is descriptive-analytical in nature. The normative research is conducted through literature review to obtain secondary data on various legal materials using research tools in the form of document studies. The empirical research is conducted through field research to obtain primary data in the form of interviews with research tools in the form of interview guides. Data analysis in this research uses qualitative method and is presented in descriptive form to describe the actual situation in the field, so that in the end it can provide a conclusion regarding to existing problem.
This research comes to the conclusion that firstly, the legal relation between PT “Q” and MLTs constitutes an employment relationship, as it fulfills the elements of employment, namely work, wages, and authority. Therefore, the agreement between PT “Q” and the MLTs is not a service agreement, but rather an employment agreement. Second, the principle of equitability in the Service Agreement between PT “Q” and the MLTs has not been implemented at the contractual stage, the post-contractual stage, or even the pre-contractual stage which can be seen from the unequal bargaining positions which have led to an abuse of circumstances due to the MLTs lack of legal knowledge regarding contract law, the content of the agreement was framed as a service agreement when in fact it is an employment agreement, there were also discrepancies in the implementation of the agreement that caused disadvantage to the MLTs, thereby resulting in the absence of balance within the contract.
Kata Kunci : Asas, Keseimbangan, Perjanjian, Layanan