Laporkan Masalah

Analisis Pengaturan dan Pelaksanaan Hak Waiver pada Perawatan Paliatif di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta

Hasnabillaishya Chernova Jasmine, Dr. R.A. Antari Innaka, S.H., M.Hum.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan beserta pelaksanaan hak waiver pada perawatan paliatif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode normatif-empiris yang menggabungkan antara penelitian kepustakaan dengan penelitian lapangan. Teknik yang digunakan dalam penelitian kepustakaan adalah dengan mengkaji referensi-referensi yang diperoleh dari data sekunder, sedangkan teknik yang digunakan dalam penelitian lapangan adalah menggunakan metode wawancara terhadap responden serta narasumber yang didasari suatu pedoman wawancara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif.

Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan. Pertama, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta telah mengakomodir hak waiver yang tercermin dalam Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran yang juga digunakan dalam perawatan paliatif, tetapi unsur pelepasan hak sebagaimana konsep hak waiver timbul sebagai konsekuensi dari inkompetensi pasien dan bukan sebagai ekspresi otonom yang aktif. Kedua, pelaksanaan hak waiver secara murni pada perawatan paliatif di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta hampir tidak dimungkinkan terjadi karena mayoritas pasien paliaif berada dalam kondisi inkompeten sehingga pasien tidak bisa secara aktif memutuskan untuk menggunakan hak waiver. Pengambilan keputusan medis akan dialihkan kepada keluarga sebagai proxy, sehingga praktik yang lebih dominan adalah proxy consent dan bukan pelaksanaan hak waiver secara murni.

This study aims to examine and analyze the regulation and implementation of the right to waive in palliative care at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta.

This research employs a normative-empirical method, combining both literature study and field research. The technique used in the literature study involves reviewing references obtained from secondary data sources, while the field research technique involves conducting interviews with respondents and resource persons based on a structured interview guide. The analytical method applied in this study is qualitative analysis.

This study yields two main conclusions. First, Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta has accommodated the right to waive, as reflected in the Medical Treatment Consent Form, which is also used in palliative care. However, the element of waiving rights, as understood in the concept of the right to waive, arises as a consequence of the patient's incompetence rather than as an active expression of autonomy. Second, the pure implementation of the right to waive in palliative care at Dr. Sardjito General Hospital Yogyakarta is nearly impossible, as the majority of palliative patients are in an incompetent condition and therefore unable to actively decide to exercise such a right. Medical decision-making is thus transferred to the family as proxies, making proxy consent the more dominant practice rather than the pure exercise of the right to waive.  

Kata Kunci : Hak waiver, perawatan paliatif, informed consent, proxy consent

  1. S1-2025-478655-abstract.pdf  
  2. S1-2025-478655-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-478655-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-478655-title.pdf