YANG MEMPENGARUHI KUALITAS IMAGE HASIL 360 DEGREES PRODUCT PHOTOGRAPHY PADA MODEL BISNIS BRICK AND CLICK
Ridho Masputra, Dr.Eng. Ir. M. Arif Wibisono, S.T., M.T. IPM. ASEAN. Eng
2013 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPada model bisnis brick and click, ada beberapa sistem yang terintegrasi. Salah satunya server yang menampilkan image hasil dari 360 degrees product photography. Image hasil dari 360 degrees product photography ini akan menjadi interface dari produk yang dilihat oleh responden. Seperti pada model bisnis click yaitu online shop, image dari tampilan produk menjadi salah satu permasalahan yang dirasakan oleh konsumen. Permasalahan tersebut adalah image dari tampilan produk kurang interaktif dan tidak merepresentasikan produk yang sebenarnya, baik itu masalah kualitas material maupun fungsional. Dengan menggunakan teknik 360 degrees product photography, image yang dihasilkan menjadi semakin interaktif dan lebih mampu merepresentasikan produk. Hal ini didasari karena foto produk ditampilkan dengan bentuk 3 dimensi dalam format video. Selain itu, tingkat kesulitan dalam proses pengeditan juga mempengaruhi karena semakin bertambah seiring banyaknya foto yang harus diedit. Untuk dapat menampilkan image produk yang mampu merepresentasikan produk yang sebenarnya dan sesuai dengan preferensi konsumen, maka perlu dilakukan analisis terhadap atribut-atribut yang mempengaruhinya. Dalam melakukan analisis terhadap atribut tersebut digunakan metode conjoint analysis dengan menampilkan prototype dari stimuli-stimuli yang akan dinilai oleh konsumen. Objek yang akan diteliti adalah hasil dari 360 degrees product photography yang diklasifikasikan menjadi 3 berdasarkan tingkat kerumitannya. Pada penelitian conjoint didapatkan 4 atribut yang akan diuji, yaitu resolusi kamera, kualitas pencahayaan, tingkat kehalusan putaran dan ukuran produk terhadap foto. Keempat atribut tersebut didapatkan dari hasil penelitian pendahuluan. Dari penelitian ini setiap atribut memiliki pengaruh yang berbeda untuk semua kelas objek penelitian. Dimana hanya atribut tingkat kehalusan putaran yang memiliki pengaruh yang sama dan paling tinggi untuk setiap kelas dari objek penelitian. Kombinasi level dari setiap atribut juga memiliki perbedaan untuk semua kelas objek penelitian dan hanya atribut tingkat kehalusan putaran yang memiliki level yang sama untuk setiap kelas dari objek penelitian, yaitu tingkat kehalusan putaran dengan level halus. Hasil dari kombinasi ini dapat digunakan sebagai patokan untuk spesifikasi dari atribut yang diteliti untuk diterapkan pada teknik 360 degrees product photography
Kata Kunci : 360 degrees product photography, conjoint analysis, model bisnis brick and click