Laporkan Masalah

Kekejaman Rezim Otoriter Saddam Hussein pada Masa Pemerintahan Irak dalam Novel Hada`iqu ar-Ra`isi karya Muhsin al-Ramli: Analisis Sosiologi Sastra

Sarah Shalsabilla Azkia, Arief Budiman, S.S., M.A.

2025 | Skripsi | SASTRA ARAB

Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap kekejaman rezim Saddam Hussein pada masa pemerintahan di Irak dalam novel?ada`iqu ar-Ra`isi karya Muhsin al-Ramli. Penelitian ini menggunakan teori rezim otoriter Linz (2000) dengan pendekatan sosiologi sastra, sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah analisis dekriptif. Adapun data yang dipakai dalam penelitian ini bersumber dari novel ?ada`iqu ar-Ra`isi sebagai data primer dan studi literatur berupa jurnal, skripsi, situs web, artikel, dan buku sebagai sumber sekunder.


Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan kekejaman rezim otoriter Saddam Hussein dalam novel ?ada`iqu ar-Ra`isi. Dari hasi penelitian dapat disimpulkan bahwa kekejaman rezim otoriter Saddam Hussein pada masa pemerintahan di Irak yang tergambar dalam novel ?ada`iqu ar-Ra`isi antara lain pengontrolan media massa dan pers dengan mengendalikan saluran televisi, radio, surat kabar, serta penggunaan media massa sebagai sarana penyebaran propaganda rezim. Kemudian ditemukan bentuk kekejaman lain berupa pembunuhan dan penyiksaan kepada oposisi dari kalangan rakyat sipil maupun pejabat negara yang dianggap berkhianat. Bentuk kekejaman yang selanjutnya yaitu pengabaian rezim terhadap tentara Irak yang terpapar penyakit dari senjata kimia, embargo ekonomi yang berdampak pada penderitaan rakyat Irak, dan banyaknya kasus orang hilang yang tidak ditangani pihak berwenang selama rezim berkuasa.


Setelah dilakukan penelitian terhadap kekejaman rezim otoriter Saddam Hussein yang digambarkan dalam novel ?ada`iqu ar-Ra`isi karya Muhsin al-Ramli, dapat disimpulkan bentuk-bentuk kekejaman yang telah dipaparkan sesuai dengan realita yang terjadi pada masa pemerintahan rezim Saddam Hussein di Irak berdasarkan sumber sekunder yang digunakan dalam penelitian ini.

The purpose of this study is to reveal the atrocities of Saddam Hussein's authoritarian regime during his rule in Iraq as depicted in the novel ?ada`iqu ar-Ra`isi by Muhsin al-Ramli. This research employs Linz's (2000) theory of authoritarian regimes and literary sociology, while the methodology utilized is descriptive analysis. The data used in this study is sourced from the novel ?ada`iqu ar-Ra`isi as primary data, and literature studies including journals, theses, websites, articles, and books as secondary sources. 


The results of this research demonstrate the brutality of Saddam Hussein's authoritarian regime as portrayed in the novel ?ada`iqu ar-Ra`isi. From the findings, it can be concluded that the atrocities of Saddam Hussein's authoritarian regime during his rule in Iraq include the control of mass media and press by regulating television channels, radio, newspapers, and the use of mass media as a means of disseminating regime propaganda. Additionally, other forms of brutality were found, such as the murder and torture of opposition figures among both civilians and government officials deemed traitors. Another aspect of brutality identified is the regime's neglect of Iraqi soldiers exposed to diseases from chemical weapons, the economic embargo resulting in suffering for the Iraqi people, and the numerous cases of disappearances that were not addressed by the authorities during the regime's rule.


After conducting research on the atrocities of Saddam Hussein's authoritarian regime as depicted in the novel ?ada`iqu ar-Ra`isi by Muhsin al-Ramli, it can be concluded that the forms of brutality presented align with the realities that occurred during Saddam Hussein's rule in Iraq, based on the secondary sources utilized in this study.

Kata Kunci : ?ada`iqu ar-Ra`isi, rezim otoriter, Saddam Hussein

  1. S1-2025-477559-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477559-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477559-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477559-title.pdf