Laporkan Masalah

Strategi dan Keberterimaan Penerjemahan Takarir Keigo Bahasa Jepang ke Bahasa Indonesia dalam Film Gekijouban Violet Evergarden

Ade Palupi Septyaningtyas, Dr. Wiwik Retno Handayani, S.S., M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Perkembangan era digital menghadirkan sudut pandang baru dalam ranah penerjemahan audiovisual, tak terkecuali film. Seringkali proses penerjemahan menemui hambatan berupa faktor linguistik dan perbedaan kebudayaan, termasuk dalam lingkup wilayah penerjemahan ragam kesantunan keigo. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk strategi penerjemahan takarir, mendeskripsikan tingkat keberterimaan penerjemahan takarir, dan mengkaji pentingnya mempertahankan penggunaan keigo pada film Gekijouban Violet Evergarden. Desain penelitian ini adalah penelitian kontrastif dengan metode kualitatif-deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah takarir yang mengandung keigo bahasa Jepang dan hasilnya dalam bahasa Indonesia dalam film Gekijouban Violet Evergarden pada situs Netflix. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak-catat. Pengumpulan data dilakukan secara urut dari mengidentifikasi jenis keigo berdasarkan teori Iori (2001) dengan pertimbangan ciri khas perubahan bentuk dari berdasarkan teori Ide (1982) dan Shibatani (1990), mengidentifikasi strategi penerjemahan takarir berdasarkan teori Gottlieb (1992), dan mengidentifikasi aspek tingkat keberterimaan penerjemahan takarir menggunakan teori dari Nababan (2012).

Hasil menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 317 total data strategi penerjemahan takarir keigo bahasa Jepang ke bahasa Indonesia dengan 8 dari 10 jenis strategi penerjemahan takarir yang muncul dalam film berdasarkan teori yang dipaparkan oleh Gottlieb (1992). Strategi parafrase menjadi strategi penerjemahan yang paling banyak diterapkan sebanyak 131 data (41.33%), sedangkan strategi transkripsi menjadi strategi penerjemahan yang paling sedikit diterapkan berjumlah 1 data (0.31%). Tingkat keberterimaan penerjemahan takarir yang mengandung keigo dalam film didominasi oleh tingkat kurang berterima dengan total 194 data (61.20%). Adapun alasan pemertahanan keigo pada takarir adalah untuk menunjukkan hierarki sosial serta memperjelas pemahaman konteks alur cerita pada film.

The digital era has introduced new perspectives to audiovisual translation, particularly in film. Translation processes often face challenges related to linguistic factors and cultural differences, including the rendering of Japanese politeness expressions called keigo. This study aims to analyze subtitle translation strategies, describe the acceptability quality of subtitle translations, and examine the importance of maintaining keigo in Gekijouban Violet Evergarden the movie. This is a contrastive study using a qualitative-descriptive method. The data sources are Japanese keigo expressions and their Indonesian subtitle translations in Gekijouban Violet Evergarden the movie from Netflix. Data were collected through observation and note-taking. Analysis involved identifying types of keigo based on Iori (2001), with structural features referenced from Ide (1982) and Shibatani (1990), identifying subtitle translation strategies following Gottlieb's (1992) framework, and assessing acceptability quality using Nababan's (2012) criteria.

A total of 317 keigo translation data points were identified. Eight out of ten subtitle translation strategies proposed by Gottlieb were found. The most frequently used strategy was paraphrasing, with 131 instances (41.33%), while transcription was the least used, with only one instance (0.31%). In terms of acceptability, 194 data points (61.20%) were categorized as less acceptable. Maintaining keigo in Indonesian subtitles is important to reflect social hierarchy and clarify narrative context within the film.

Kata Kunci : Strategi penerjemahan, keberterimaan penerjemahan, penerjemahan takarir, keigo/Translation strategy, translation acceptability, subtitle translation, keigo

  1. S2-2025-514088-abstract.pdf  
  2. S2-2025-514088-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-514088-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-514088-title.pdf