Kelayakan Usahatani Cabai Merah Keriting (Capsicum Annuum L.) dengan Sistem Lelang di Kawasan Pesisir Panjatan Kulon Progo
Achmad Syarifuddin Nur Said, Muh Amat Nasir, S.P., M.Sc. (Pembimbing Utama); Prof. Dr. Ir. Dwidjono Hadi Darwanto, S.U. (Pembimbing Pendamping); Dr. Hani Perwitasari, S.P., M.Sc. (Penguji)
2025 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)
Kawasan Pesisir Kapanewon
Panjatan dikenal sebagai produsen utama cabai merah keriting (Capsicum
Annuum L.) di Kabupaten Kulon Progo. Pada
lokasi tersebut, cabai merah keriting biasa dijual dengan sistem lelang.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pendapatan
dan keuntungan usahatani cabai merah keriting di Kawasan Pesisir Panjatan,
Kulon Progo; (2) mengevaluasi status kelayakan usahatani cabai merah keriting
di Kawasan Pesisir Panjatan, Kulon Progo; dan (3) mengevaluasi sensitivitas/pengaruh
kenaikan biaya tenaga kerja luar keluarga (TKLK) dan harga jual terhadap
pendapatan usahatani cabai merah keriting di Kawasan Pesisir Panjatan, Kulon
Progo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis
deskriptif dengan 60 sampel yang didapatkan melalui purposive sampling.
Pendapatan dan keuntungan usahatani cabai merah keriting diketahui melalui
rumus pendapatan dan keuntungan usahatani. Kelayakan usahatani dinilai dengan
instrumen R/C ratio dan break even point (BEP). Analisis
sensivitas dilakukan dengan menaikkan biaya TKLK dan harga jual cabai merah
keriting sehingga diketahui pengarunya terhadap pendapatan petani. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) usahatani cabai merah keriting di Kawasan
Pesisir Panjatan selama satu tahun
(dua musim tanam) menghasilkan pendapatan dan keuntungan bernilai positif; (2) usahatani cabai merah
keriting di Kawasan Pesisir Panjatan layak diusahakan berdasarkan analisis
kelayakan R/C ratio dan BEP; dan (3) kenaikan biaya TKLK berpengaruh
pada penurunan pendapatan usahatani, sedangkan kenaikan harga jual berpengaruh
pada kenaikan pendapatan usahatani cabai merah keriting di Kawasan Pesisir
Panjatan.
Panjatan Subdistrict Coastal
Area is known major producer of curly red chili (Capsicum Annum L.) in Kulon Progo Regency.
In the location, curly red chili usually sold with auction system. This study purpose
to: (1) analyzing income and profitability curly red chili farming in Coastal
Area of Panjatan, Kulon Progo; (2) evaluating
feasibility status of curly red chili farming in Coastal Area of Panjatan,
Kulon Progo; and (3) evaluating sensitivity/impact
of increase on outside family workforce (TKLK) cost and selling price towards
income of curly red chili farming in Coastal
Area of Panjatan, Kulon Progo. Basic methods used in
this study is a descriptive analysis with 60 samples obtained through purposive
sampling. Income and profitability curly red chili farming known through
equation of income and profitability farm. Farm feasibility assessed
with instrument of R/C ratio and break even point (BEP). Sensitivity analysis
conducted through increasing TKLK cost and selling price of curly red chili
farming so that known its influence towards income of farmer. Study results
show that (1) curly red chili farming in Coastal Area of Panjatan during one
year (two planting seasons) producing income and profitability with positive
value; (2) curly red chili farming in Coastal Area of Panjatan worthy for
cultivated based on feasibility analysis of R/C ratio dan BEP; and (3) increase
in TKLK cost influence to decrease on farming income, whereas increase in
selling price influence to increase on income of curly red chili farming in
Coastal Area of Panjatan.
Kata Kunci : Kata Kunci: usahatani, cabai merah keriting, sistem lelang, kelayakan usahatani, analisis sensitivitas