Review Desain Struktur Atas Gedung Parkir Barat Klaster Kesehatan
Ziyan Zahro Tyas Sari Qurrota A'Yun, Dr. Ir. Inggar Septhia Irawati, S.T., M.T., IPM.
2025 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Gedung Parkir Barat Klaster Kesehatan UGM merupakan bangunan 5 lantai yang akan
dibangun di Sleman, Yogyakarta, yang merupakan wilayah dengan tingkat kegempaan tinggi,
untuk memenuhi kebutuhan parkir civitas akademika. Perancangan gedung yang dilakukan
dalam waktu relatif singkat menimbulkan kebutuhan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan
ketahanan struktur terhadap beban seismik. Dengan demikian, perancangan perlu dilakukan
dengan menerapkan struktur SRPMK sesuai dengan standar yang sesuai dan terbaru, meliputi
SNI 1729:2020, SNI 1726:2019, dan SNI 2847:2019.
Metode penelitian menggunakan pemodelan struktur dengan software SAP2000 V25 dengan
tumpuan dasar jepit dan evaluasi terhadap kapasitas dilakukan menggunakan software Excel
dan SpColumn. Analisis mencakup pembebanan mati, hidup, angin, hujan, dan gempa sesuai
standar SNI yang berlaku. Struktur dianalisis sebagai Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus
dengan tinjauan elemen balok, kolom, hubungan balok-kolom, pelat lantai, dinding geser,
dinding penahan kendaraan, sandfilter, dan korbel.
Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur memiliki periode alami sebesar 0,572 detik dengan
mode shape 1 dan 2 berupa translasi, serta mode shape 3 berupa rotasi. Struktur yang ditinjau
memenuhi syarat simpangan antar lantai tanpa mengalami ketidakberaturan horizontal maupun
vertikal. Analisis elemen struktur menunjukkan bahwa seluruh balok memenuhi kapasitas
lentur, geser, dan torsi, tetapi terdapat 1 balok daerah tumpuan tidak memenuhi persyaratan
spasi sengkang 2 balok lapangan tidak memenuhi persyaratan spasi sengkang. Elemen struktur
lain, mencakup kolom, hubungan balok kolom, pelat lantai, dinding geser, dinding penahan
kendaraan, sandfilter, dan korbel memenuhi semua persyaratan pengecekan.
The West Parking Building of the Health Cluster at UGM is a five-story structure to be
constructed in Sleman, Yogyakarta, an area with a high seismic risk, to accommodate the
parking needs of the academic community. Due to the relatively short timeframe in which the
initial design was developed, further evaluation is required to ensure the structural resilience
against seismic loads. Accordingly, the design must adopt a Special Moment Resisting Frame
(SMRF) system in accordance with the most recent applicable standards, including SNI
1729:2020, SNI 1726:2019, and SNI 2847:2019.
The research methodology employs structural modeling using SAP2000 V25 software with
fixed base supports, while capacity evaluation is conducted using Excel and SpColumn
software. The analysis encompasses dead loads, live loads, wind loads, rain loads, and seismic
loads in accordance with applicable SNI standards. The structure is analyzed as a Special
Moment Resisting Frame System with examination of beam elements, columns, beam-column
connections, floor slabs, shear walls, vehicle restraint walls, sandfilter, and corbel.
Analysis results show that the structure has a fundamental period of 0,572 seconds, with the
first and second mode shapes in translational motion and the third mode shape in rotational
motion. The structure satisfies inter-story drift requirements and does not exhibit horizontal or
vertical irregularities. Structural element checks indicate that all beams meet flexural, shear,
and torsional capacity requirements; however, one beam at the support and two mid-span beams
do not satisfy the stirrup spacing requirements. All other structural elements, including
columns, beam-column joints, slabs, shear walls, vehicle retaining walls, sand filters, and
corbels, meet all code compliance criteria.
Kata Kunci : Beton Bertulang, Evaluasi Struktur, SRPMK, Gedung Parkir, Gempa