Laporkan Masalah

Pengaruh Antara Infrastruktur Daerah dengan Tingkat Kemiskinan (Studi Kasus Kabupaten Bantul)

ASMALDA SYAHARANI, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D.,

2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara aksesibilitas infrastruktur wilayah (meliputi sektor transportasi, pendidikan, dan kesehatan) dengan indikator kemiskinan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Latar belakang studi ini merujuk pada fenomena tingginya prevalensi kemiskinan di Bantul meskipun daerah tersebut memiliki kapasitas ekonomi yang relatif memadai. Infrastruktur dipandang sebagai salah satu variabel kunci dalam mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Olehkarenaitu,penelitianinibertujuanuntukmengevaluasiapakahperkembangan infrastruktur berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan.

Metodologi penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data panel yang menggabungkan time series dan cross section selama periode 20202024. Sumber data diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemudian dianalisis melalui model statistik guna mengukur dampak variabel infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan.

Hasil analisis mengungkapkan bahwa secara simultan, ketiga variabel infrastruktur memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Namun, ketika dievaluasi secara parsial, tidak ditemukan dampak yang signifikan dari masing-masing variabel infrastruktur. Temuan ini menunjukkan bahwaupayapembangunaninfrastrukturharusdilaksanakansecaraterpadudengan intervensi kebijakan pendukung, seperti perluasan kesempatan kerja dan program peningkatan kapasitas keterampilan, guna memaksimalkan efektivitasnya.

This study aims to examine the relationship between regional infrastructure accessibility(encompassingtransportation,education,andhealthcaresectors)and poverty indicators in Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. The background of this study stems from the phenomenon of persistently high poverty rates in Bantul despite its relatively adequate economic capacity. Infrastructure is considered a key variable in supporting economic development and improving community welfare. Therefore, this research seeks to evaluate whether infrastructure development significantly contributes to poverty reduction.

This study employs a quantitative approach using panel data that combines time series and cross-sectional data from 2020 to 2024. Data were sourced from the Central Statistics Agency (BPS) and analyzed using statistical models to measure the impact of road, education, and healthcare infrastructure variables on poverty levels.

The analysis reveals that, collectively, the three infrastructure variables haveasignificanteffectonreducingpoverty.However,whenassessedindividually, none of the infrastructure variables exhibit a statistically significant impact. These findings suggest that infrastructure development must be implemented in an integrated manner with complementary policy interventions, such as job creation and skills enhancement programs, to maximize effectiveness.

Kata Kunci : infrastruktur, kemiskinan, Kabupaten Bantul, pembangunan wilayah, analisis kuantitatif.

  1. S1-2025-456703-abstract.pdf  
  2. S1-2025-456703-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-456703-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-456703-title.pdf