Estimasi Simpanan Karbon dan Serapan CO2 di Atas Permukaan Dengan Pendekatan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di Universitas Gadjah Mada
Farida Aufa Putri, Ir. Probo Santoso, S.Hut., M.Sc.
2025 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN
Aktivitas intensif akibat tingginya populasi sivitas akademika Universitas Gadjah Mada berpotensi mengganggu keseimbangan simpanan karbon dan serapan CO2 di kawasan kampus. Salah satu strategi mitigasi yang dapat diimplementasikan adalah optimalisasi pengembangan vegetasi di ruang terbuka hijau (RTH). Namun, hingga saat ini penelitian mengenai estimasi simpanan karbon serta serapan CO2 di ruang terbuka hijau Universitas Gadjah Mada masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis estimasi simpanan karbon serta serapan CO2 dengan pendekatan indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) di ruang terbuka hijau Universitas Gadjah Mada menggunakan citra satelit Sentinel-2. Analisis regresi dilakukan untuk mengevaluasi kekuatan hubungan antara NDVI dengan simpanan karbon serta menentukan model terbaik dalam memprediksi simpanan karbon dan serapan CO2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NDVI memiliki korelasi sedang hingga lemah terhadap simpanan karbon dan serapan CO2. Estimasi simpanan karbon di atas permukaan tanah dengan pendekatan NDVI di Universitas Gadjah Mada menghasilkan nilai 96.392,295 ton. Sedangkan estimasi serapan CO2 di atas permukaan tanah dengan pendekatan NDVI di Universitas Gadjah Mada menghasilkan nilai 353.759,721 ton. Temuan ini menunjukkan bahwa NDVI berpotensi digunakan sebagai indikator dalam estimasi simpanan karbon dan serapan CO2 serta sebagai dasar dalam pengelolaan vegetasi di ruang terbuka hijau berbasis potensi cadangan karbon.
Intensive activities due to the high population of the academic community at Universitas Gadjah Mada have the potential to disrupt carbon storage and CO2 sequestration within the campus area. A strategic measure to mitigate these impacts involves optimizing vegetation in designated Green Open Spaces (GOS). However, estimation of carbon storage and CO2 sequestration in these areas using remote sensing remains limited. This study aims to estimate aboveground carbon stocks and CO2 sequestration using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) derived from Sentinel-2 imagery. Regression analysis was conducted to evaluate the relationship between NDVI and carbon storage and to determine the best model for predicting carbon storage and CO2 sequestration. The results indicate that NDVI values have a moderate to weak correlation with both carbon storage and CO2 sequestration. Total estimated aboveground carbon storage at Universitas Gadjah Mada was 96.392,295 tons, while estimated CO2 sequestration at Universitas Gadjah Mada reached 353.759,721 tons. These findings suggest that NDVI has the potential to be used as an indicator of increased carbon storage and CO2 sequestration, also supporting data-driven vegetation planning and management of green open spaces in Universitas Gadjah Mada.
Kata Kunci : Simpanan karbon, serapan CO2, ruang terbuka hijau.