Laporkan Masalah

Studi perbandingan pengaruh pengawetan kulit kambing peranakan etawa jantan dengan sinar matahari dan garam basah terhadap kekuatan tarik kulik samak jadi

Bambang Mundi Utomo, Drh. Soenaryo Keman, M.Sc.; Drh. Gamblong Soediono

1976 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

STUDI PERBANDINGAN PENGARUH PENGAWETAN KULIT KAMBING PERANAKAN ETAWA JANTAN DENGAN SINAR MATAHARI DAN GARAM BASAH TERHADAP KEKUATAN TARIF FULIT SAMAK JADI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apkah perbedaan cara pengawetan kulit kambing Peranakan Etawa jantan, antara yang disinari matahari ang digarmi, ada pengaruhnya terhadap ekuatan tarik kulit samak jadi. Dalam penelitian ini digunakan 16 lembar kulit kambing Peranakan etawa jantan segar umur lebih kurang satu tahun dengan berat dan tebal/tipis diusahakan sama. Pengawetan kulit dikerjakan di Fakultas Peternakan UGM Karangmalang, pengolahan dan pengujian kulit dilakukan di Balai Penelitian Kulit Yogyakarta. Pengawetan kulit dengan sinar matahari selama satu hari, caranya menurut metoda Balai penelitian Kulit (1962), pengawetan kulit dengan garam selama dua minggu, caranya menurut metoda Balai Penelitian Kulit (1962) dan Aten et al (1955). Kulit setelah diawetkan, disamak Chrom dan diolah jadi kulit jaket kemudian diuji kekuatan tariknya. Hasil Pengujian statistik dengan menggunakan Anova dan F test pada P 0,05 ternyata bahwa perbedaan cara pengawetan, tidak menimbulkan beda yang nyata terhadap kekuatan tarik kulit samak jadi

Kata Kunci : kambing etawa jantan; sinar matahari; garam basah; kekuatan tarik kulik samak jadi; pengawetan kulit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.