Perancangan Fitur Pengingat dan Pemantauan Minum Obat Terintegrasi Pada Rekam Kesehatan Personal Untuk Mendukung Layanan Telemedicine
Ardiana Sari, Dr. Rita Dian Pratiwi, M.P.H.
2025 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN
Latar Belakang: Pemanfaatan telemedicine di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam memastikan kepatuhan pengobatan pasien, yang sering kali berdampak pada efektivitas pada pelayanan kesehatan. Aplikasi kesehatan yang ada, termasuk PHaRSa mobile di RSUD Saptosari, belum memiliki fungsionalitas yang terintegrasi untuk pengingat dan pemantauan minum obat secara otomatis. Kesenjangan ini mendasari urgensi perancangan sebuah fitur yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien dan mengoptimalisasi layanan telemedicine.
Tujuan: Menghasilakn rancangan fitur pengingat dan pemantauan minum obat untuk optimalisasi menu telemedicine.
Metode: Perancangan fitur pengingat dan pemantauan obat menggunakan metode RnD dengan pendekatan design thinking. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan metode studi pendahuluan dan wawancara. Selanjutnya untuk metode pengujian prototype menggunakan SUS dan Cognitive Walktrough
Hasil: Penelitian ini menghasilkan sebuah prototype berketelitian tinggi (high-fidelity) untuk fitur pengingat dan pemantauan minum obat yang dirancang menggunakan metode Design Thinking. Luaran perancangan mencakup alur pengguna (user flow), diagram aktivitas, model basis data, dan desain antarmuka. Hasil pengujian kebergunaan terhadap prototype menunjukkan skor rata-rata System Usability Scale (SUS) sebesar 81, yang termasuk dalam kategori excellent dan dinilai acceptable oleh pengguna. Temuan ini diperkuat oleh hasil Cognitive Walkthrough, yang menunjukkan efisiensi tinggi dengan rata-rata waktu penyelesaian lima skenario tugas selama 6,23 menit, menyatakan bahwa desain yang diusulkan dapat diterima dan mudah digunakan.
Kesimpulan: Rancangan fitur pengingat dan pemantauan minum obat menunjukkan tingkat kebergunaan sangat baik sehingga layak dikembangkan sebagai solusi efektif untuk mengoptimalisasi layanan telemedicine dan meningkatkan kepatuhan pasien
Background: The use of telemedicine in Indonesia faces significant challenges in ensuring patient medication adherence, often impacting therapeutic effectiveness and creating administrative constraints. Existing health applications, including PHaRSa Mobile at RSUD Saptosari, lack integrated functionality for automatic medication reminders and monitoring. This gap underscores the need to design a feature capable of improving patient adherence and optimizing telemedicine services.
Objective: To design a medication reminder and monitoring feature to optimize the telemedicine service menu.
Methods: This study employed the Research and Development (R&D) method with a design thinking approach. Data were collected through preliminary studies and interviews. The resulting prototype was evaluated using the System Usability Scale (SUS) and the Cognitive Walkthrough method.
Results: This study resulted in a high-fidelity prototype of a medication reminder and monitoring feature. Design outputs include a user flow, activity diagrams, a database model, and interface designs. Usability testing yielded an average System Usability Scale (SUS) score of 81, placing it in the excellent category and confirming its acceptability. This finding was further supported by the Cognitive Walkthrough, which demonstrated high efficiency with an average task completion time of 6.23 minutes across five scenarios, validating that the proposed design is both effective and user-friendly.
Conclusion: The designed feature demonstrates excellent usability, making it a viable solution for optimizing telemedicine services and improving patient adherence. It is feasible for further development and implementation.
Kata Kunci : Layanan Telemedicine, Perancangan Fitur, Pengingat, Pemantauan Minum Obat, Rekam Kesehatan Personal