Analisis Peran Audit Internal Dalam Upaya Pencegahan Kecenderungan Tindakan Korupsi (Studi Kasus Pada Inspektorat Daerah Kabupaten XYZ)
Erika Puspita Sari, Ratna Nurhayati, S.E., M.Com., Ak., CA., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit internal dalam upaya pencegahan tindakan korupsi dan menganalisis faktor penyebab tingginya jumlah kasus korupsi di Pemerintahan Daerah Kabupaten XYZ.
Metode penelitian - Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari wawancara semi terstruktur dan dokumentasi.
Temuan - Berdasarkan analisis hasil penelitian terbukti bahwa Inspektorat Daerah Kabupaten XYZ telah melaksanakan perannya sebagai pengawasan, pembinaan, pelatihan melalui coaching clinic, pemeriksaan, perencanaan program pencegahan korupsi, penelusuran, pemberian rekomendasi melalui monev, pemantauan tindak lanjut, evaluasi pelaksanaan program kerja melalui assurans dan consulting. Selanjutnya penelitian ini menggunakan teori peran organisasi, ditemukan adanya konflik peran audit internal yaitu ambiguitas peran, konflik peran, dan peran yang berlebihan. Dengan demikian, upaya pencegahan tindakan korupsi yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten XYZ dibuktikan dengan program dan kegiatan melalui sosialisasi untuk meminimalisasikan ambiguitas peran, komitmen untuk mengurangi konflik peran, dan peningkatan sistem pengendalian internal untuk mengurangi peluang bagi individu dalam melakukan peran yang berlebihan.
Batasan/Implikasi - Tidak melakukan wawancara dengan analis kepegawaian dikarenakan kesibukan dan keterbatasan waktu.
Orisinalitas - Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis lebih dalam mengenai peran audit internal dalam mencegah tindakan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten XYZ.
Kata kunci - Korupsi, Audit Internal, APIP, Pencegahan, Pengawasan, Teori Peran Organisasi
Purpose - This study aims to analyze the role of internal audit in efforts to prevent corrupt practices and axamine the factors contributing to the high number of corruption cases in the local government of XYZ Regency.
Research Methods - This research employed a qualitative method with a case study approach. The data were obtained through semi-structured interviews and documentation.
Findings - Based on the analysis of the research results, it is evident that the Regional Inspectorate of XYZ Regency has carried out its role through supervision, guidance, training via coaching clinics, audits, corruption prevention program planning, investigations, providing recommendations through monitoring and evaluation (monev), follow-up monitoring, evaluation of program implementation, education for local government officials, and service delivery through assurance and consulting. Furthermore, this study applies the organizational role theory and identifies the existence of role conflicts within internal audit, namely, role ambiguity, role conflict, and role overload. Therefore, the efforts to prevent corrupt practices carried out by the Regional Inspectorate of XYZ Regency are demonstrated through programs and activities such as socialization to minimize role ambiguity, commitment to reduce role conflict, and strengthening of internal control systems to limit the opportunities for individuals to experience role overload.
Limitation/Implications - The interview with the personnel analyst was not conducted due to time constraints and their busy schedule.
Originality - This study provides a deeper analysis of the role of internal audit in preventing corruption within the local government of XYZ Regency.
Keywords - Corruption, Internal Audit, APIP, Prevention, Supervision, Organizational Role Theory
Kata Kunci : Korupsi, Audit Internal, APIP, Pencegahan, Pengawasan, Teori Peran Organisasi