Laporkan Masalah

Distribusi dan Penggunaan Habitat Bertengger Elang-Ular Bido Spilornis cheela (Latham, 1790) di Berbagai Tipe Ekosistem di Bantul, Yogyakarta

Dutiya Putta Santidriyo, Siti Nurleily Marliana, M.Sc., Ph.D.

2025 | Skripsi | BIOLOGI

Elang-ular bido Spilornis cheela (Latham, 1790) merupakan raptor yang memiliki toleransi tinggi terhadap fragmentasi hutan dan degradasi habitat, tetapi keberadaannya terancam akibat deforestasi dan perburuan liar dan belum ada penelitian khusus yang membahas secara spesifik penggunaan habitat S. cheela di Yogyakarta khususnya di Kabupaten Bantul.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari distribusi dan penggunaan habitat bertengger S. cheela , mengetahui karakteristik pohon yang digunakan S. cheela untuk bertengger, serta mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan habitat bertengger S. cheela di berbagai tipe ekosistem di Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di berbagai tipe ekosistem dengan survei jalan dan menggunakan 15 plot berukuran 1 ha, mencatat perjumpaannya dan durasi penggunaan habitat, dan mengukur elevasi, jarak ke jalan, serta jarak ke permukiman. Penggunaan habitat S. cheela di hutan hutan sekunder (43,24%), S. cheela paling banyak bertengger pada tinggi pohon >6-10 m, lebih banyak bertengger pada pohon hidup seperti jati, mahoni, petai, dan sonokeling. Pengaruh elevasi, jarak ke jalan, dan jarak ke permukiman tidak signifikan terhadap pertambahan penggunaan habitat S. cheela. Analisis Kernel Density Estimation (KDE) menunjukkan area inti pada lokasi penelitian berdasarkan data perjumpaan penggunaan habitat S. cheela yang harus menjadi perhatian sebagai upaya untuk menjaga habitat S. cheela


The Crested Serpent Eagle Spilornis cheela (Latham, 1790) is a raptor known for its high tolerance to forest fragmentation and habitat degradation. However, its existence is threatened by deforestation and illegal hunting. To date, no specific studies have focused on the habitat use of S. cheela in Yogyakarta, particularly in Bantul Regency. This study aims to examine the distribution and perching habitat use of S. cheela, identify the characteristics of trees used for perching, and determine the factors influencing the use of perching habitats across different ecosystem types in Bantul, Yogyakarta.The research was conducted across various ecosystem types using road surveys and 15 plots of 1 hectare each. Observations included records of individual encounters, habitat use duration, and measurements of elevation, distance to roads, and distance to settlements. Habitat use by S. cheela was highest in secondary forests (43.24%). The species most frequently perched on trees between 6–10 meters in height and showed a preference for live trees such as teak (Tectona grandis), mahogany (Swietenia spp.), stink bean (Parkia speciosa), and rosewood (Dalbergia latifolia). Elevation, distance to roads, and distance to settlements did not significantly affect the frequency of habitat use. Kernel Density Estimation (KDE) analysis identified core areas based on perching habitat use data that require attention for the conservation of S. cheela habitats.

Kata Kunci : Degradasi habitat, ekologi burung, preferensi habitat, raptor, wilayah jelajah

  1. S1-2025-429354-abstract.pdf  
  2. S1-2025-429354-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-429354-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-429354-title.pdf