Laporkan Masalah

Ketidaksantunan dalam Kolom Komentar Video Instagram Donald Trump: Kajian Sosiopragmatik

Ratu Shafira Nurfitria, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, M.A.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

    Penelitian ini diinisiasi oleh keprihatinan atas maraknya ujaran ketidaksantunan di media sosial khususnya yang ditujukan kepada tokoh politik. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji ketidaksantunan yang terdapat dalam kolom komentar video Instagram Donald Trump. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan strategi, fungsi, dan faktor sosial yang memengaruhi perilaku ketidaksantunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik. Teori utama yang digunakan adalah teori ketidaksantunan yang dikemukakan oleh Jonathan Culpeper.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima strategi ketidaksantunan terdapat empat strategi yang ditemukan dalam penelitian ini, yaitu bald on record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, dan sarcasm. Ditemukan pula komentar-komentar dengan fungsi ketidaksantunan afektif, koersif, menghibur, maupun gabungan diantaranya. Faktor sosial yang melatarbelakangi ketidaksantunan ini adalah anonimitas, perasaan frustasi dan kekecewaan, polarisasi sosial dan politik, prasangka, pengaruh kelompok, kurangnya empati dan kesadaran sosial, dan faktor sosial lainnya. Kesimpulannya, ketidaksantunan yang terjadi bukanlah kerusakan norma-norma komunikasi, melainkan evolusi norma-norma tersebut dalam ruang digital yang dipolitisasi.

    This research is initiated by concerns over the rampant use of impolite language on social media, particularly directed at political figures. Therefore, this research examines the impoliteness found in the comment section of Donald Trump's Instagram videos. The aim is to describe the strategies, functions, and social factors that influence impolite behavior. This research uses a descriptive qualitative method with a sociopragmatic approach. The main theory used is the theory of impoliteness proposed by Jonathan Culpeper.

    The results showed that of the five impoliteness strategies, four strategies were found in this study, namely bald on record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, and sarcasm. Comments with affective, coercive, entertaining, and combined functions of impoliteness were also found. The social factors behind this impoliteness are anonymity, feelings of frustration and disappointment, social and political polarization, prejudice, group influence, lack of empathy and social awareness, and other social factors. In conclusion, it is not the breakdown of communication norms, but the evolution of these norms in a politicized digital space.

Kata Kunci : Ketidaksantunan, Instagram, Donald Trump, Sosiopragmatik

  1. S2-2025-526321-abstract.pdf  
  2. S2-2025-526321-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-526321-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-526321-title.pdf