Laporkan Masalah

Paket Wisata di Kabupaten Demak: Kajian Kualitas dan Faktor-faktor yang Berkontribusi

Fajar Setyo Rahmanto, Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra M.A., M.Phil.

2025 | Tesis | S2 Magister Kajian Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Demak melalui aplikasi Sipartali (Sistem Informasi Pariwisata Kota Wali) memanfaatkan perkembangan teknologi informasi di era digital sebagai sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah. Namun, aplikasi tersebut masih memiliki keterbatasan, terutama dalam penyajian informasi mengenai paket wisata yang siap jual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai alasan tidak disajikannya informasi tersebut, dengan cara mengidentifikasi paket-paket wisata yang terdata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, menganalisis kualitasnya berdasarkan komponen penyusun paket wisata, serta mengungkap faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas paket wisata dari perspektif para pengelola.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terstruktur (lembar observasi), wawancara mendalam, dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif (mean) untuk menentukan predikat kualitas paket wisata, serta analisis triangulasi untuk memilah dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas paket wisata berdasarkan teori 9M + 1P. Hasil analisis disajikan dalam bentuk deskripsi naratif dan interpretatif yang mengaitkan temuan lapangan dengan landasan teori yang relevan.

Hasil dari penelitian menemukan empat paket wisata yang terdata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, yaitu Paket Wisata Abhi Candra “Cerdas”, Paket Wisata Citra, Paket Wisata Edukasi Tyto Alba, dan One Day Tour Jragung. Keempatnya merupakan paket one day tour berbasis edukasi yang dikelola oleh Pokdarwis atau BUMDes setempat. Analisis menunjukkan bahwa kualitas paket wisata berpredikat “baik” dengan rata-rata skor 3,71 dari skala 5. Komponen itinerary dan tourist attraction mendapat penilaian tinggi, sementara  accommodation, transportation, dan promosi digital (brochure) masih perlu ditingkatkan. Analisis terhadap kontribusi faktor 9M + 1P menunjukkan bahwa kekuatan utama terletak pada faktor men, motivation, dan dukungan kebijakan (policy). Sementara itu, kelemahan terdapat pada faktor management, pemanfaatan modern information method, serta ketiadaan standar mutu produk wisata yang terdefinisi secara jelas. Adapun tidak disajikannya informasi mengenai paket wisata pada aplikasi Sipartali disebabkan oleh belum optimalnya kesiapan para pengelola dan belum adanya sistem pelayanan yang konsisten dan terstandar.

The Government of Demak Regency utilizes the Sipartali (Tourism Information System of the City of Wali) as a means to promote local tourism potential through digital information technology. However, the Sipartali still has limitations, particularly in providing information on (ready to sell) tour packages. Therefore, this study aims to explore the reasons behind the absence of such information by identifying the tour packages recorded by the Demak Tourism Office, analyzing their quality based on tour package components, and uncovering the contributing factors from the perspective of tour operators.

This study employs a descriptive qualitative approach with data collected through structured observation (observation sheets), in-depth interviews, and literature review. The data were analyzed using descriptive statistics (mean) to determine the quality rating of the tour packages, as well as triangulation analysis to identify contributing factors based on the 9M + 1P theory. The results are presented in a narrative and interpretative form, linking field findings with relevant theoretical frameworks.

The research identified four tour packages recorded by the Demak Tourism Office, namely: Abhi Candra “Cerdas,” Citra, Tyto Alba Educational Tour, and One Day Tour Jragung. These one-day educational tours are managed by local tourism groups (Pokdarwis or BUMDes). The analysis showed that the overall quality of the tour packages is categorized as “good,” with an average score of 3.71 out of 5. Itinerary and tourist attractions received high ratings, while accommodation, transportation, and digital promotion (brochures) still require improvement. Analysis of the 9M + 1P factors indicates that strengths lie in human resources (men), motivation, and policy support, while weaknesses are found in management, modern information methods, and the absence of clearly defined quality standards. The unavailability of tour package information in Sipartali is primarily due to the suboptimal readiness of the organizers and the lack of a consistent and standardized service system. 

Kata Kunci : Paket Wisata, Sistem informasi Pariwisata, Penilaian Kualitas Pariwisata, Kerangka 9M + 1P, Pariwisata Berbasis Masyarakat.

  1. S2-2025-484920-abstract.pdf  
  2. S2-2025-484920-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-484920-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-484920-title.pdf