ANALISIS PENYIMPANAN ARSIP PENGEBORAN SUMUR ARTESIS ERA HINDIA BELANDA DI PUSAT AIR TANAH DAN GEOLOGI TATA LINGKUNGAN
Triana Sahnas Asokawati, Lillyana Mulya, S.S., M.A.
2025 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi
Arsip pengeboran sumur artesis Hindia Belanda merupakan bagian dari arsip kolonial yang tersimpan di Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan. Arsip itu diciptakan oleh Dienst van het Mijnwezen sebagai bagian dari pemerintahan Hindia Belanda yang berwenang dalam urusan pertambangan pada rentang tahun 1850 hingga 1942. Setelah arsip direkonstruksi tahun 2023-2024, sekarang arsip ditempatkan di ruang penyimpanan sementara. Berdasarkan usia dan keunikannya, arsip pengeboran sumur artesis memiliki nilai guna intrinsik sehingga perlu dilestarikan. Namun, ruang simpan sementara di atas memiliki keterbatasan fasilitas yang belum menunjang standar kebutuhan untuk pelestarian tersebut.
Proyek akhir ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ruang penyimpanan dan mengidentifikasi potensi risiko dari ruang simpan sementara yang digunakan untuk menyimpan arsip tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, studi pustaka, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume arsip pengeboran sumur artesis yang tersimpan sebanyak 37,6 ML’ dengan jenis tekstual dan nontekstual dalam media seperti matte paper, kertas kalkir, serta foto kini dalam kondisi rusak ringan, sedang hingga berat. Selanjutnya, ruang penyimpanan saat ini dalam aspek sarana, prasarana, dan sistem keamanan aspek belum ideal sesuai standar record center maupun depot arsip. Dari aspek tersebut, risiko yang muncul meliputi kerusakan dan/atau kehilangan arsip karena lingkungan yang tidak dikendalikan maupun ketidaktepatan perlakuan. Penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah peningkatan standar seperti kendali lingkungan dengan penambahan air conditioner dan dehumidifier; fumigasi berkala; pemasangan kamera pengawas; serta penyusunan Standar Operasional Prosedur terkait pengelolaan arsip.
The Dutch East Indies artesian groundwater drilling archives are part of the colonial archive held at Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan. The archive was created by the Dienst van het Mijnwezen as part of the Dutch East Indies government in charge of mining between 1850 and 1942. After the archive were reconstructed in 2023-2024, it is now placed in a temporary storage room. Due to their age and uniqueness, the artesian groundwater drilling archives have intrinsic value and therefore require preservation. However, the temporary storage room has limited facilities that do not yet meet the standards required for such preservation.
This final project aims to analyze the condition of the storage room and identify the potential risks of the temporary storage room used to store the archives. A qualitative approach was used in this research with data collection techniques in the form of observation, structured interviews, literature study, and documentation study.
The results of the study indicate that the volume of artesian groundwater drilling archives amounting to 37.6 ML; with textual and non-textual types in media such as matte paper, tracing paper, and photographic paper is currently in a state of light, moderate to severe damage. Furthermore, the current storage in terms of facilities, infrastructure, and security systems is not yet ideal according to the standards of record centers and archive depots. From these aspects, risks that arise include damage and/or loss of archives due to uncontrolled environments or inappropriate treatment. This study recommends several steps to improve standards such as environmental control by adding air conditioners and dehumidifiers; periodic fumigation; installation of surveillance cameras; and the preparation of Standard Operating Procedures related to archive management.
Kata Kunci : analisis penyimpanan, arsip pengeboran sumur artesis, Hindia Belanda, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan