Laporkan Masalah

STUDI PENGEMBANGAN GEOWISATA PADA KAWASAN BEKAS TAMBANG TIMAH DAN SEKITARNYA DI DESA SIABU, KECAMATAN SALO, KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU

Fajri Ammaridha Amri, Agus Hendratno, S.T., M.T. ; Dr. Eng. Ir. Wawan Budianta, S.T., M.Sc. IPM.

2025 | Skripsi | TEKNIK GEOLOGI

PT. Timah merupakan salah satu perusahaan tambang timah legal yang berada di Desa Siabu, Kelurahan Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Daerah penelitian merupakan daerahdengan bentuk morfologi yang menarik yang disertai dengan adanya void atau kolam bekas tambang PT Timah. Selain bentuk morfologi yang menarik, daerah penelitian memiliki litologi dan mineral yang beragam yang muncul berasal dari rombakan batuan granit yang kemudian terendapkan sebagai endapan pasir kuarsa. Dengan adanya potensi geologi tersebut, kawasan ini dapat dikembangkan menjadi kawasan geowisata. Identifikasi geosite perlu dilakukan untuk melindungi potensi geologi tersebut. Identifikasi geosite yang dilakukan menggunakan Petunjuk Teknis Asesmen Sumberdaya Warisan Geologi dari Badan Geologi serta penilaian geowisata menggunakan metode geosite dan geomorphosite dari Kubalíková. Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan, litologi di lokasi penelitian terdiri dari endapan pasir kuarsa, endapan pasir-kerakal, dan granit. Geomorfologi penelitian terdiri dari satuan perbukitan denudasional,satuan dataran fluvial, dan satuan lembah bekas tambang. Penilaian geosite dilakukan dI lima lokasi yaitu natural levee dan point bar, Danau Hitam 1, Danau Coklat , Bukit Tantado dan Air Terjun Siabu. Secara umum lokasi geosite memiliki tingkat kelayakan yang baik sehingga memiliki prioritas lebih tinggi untuk mendukung pengembangan geowisata.

PT Timah is one of the legal tin mining companies located in Siabu Village, Siabu Sub-district, Salo District, Kampar Regency, Riau Province. The research area has an interesting morphological form, marked by the presence of voids or former mining ponds left by PT Timah. In addition to its intriguing morphology, the area also has diverse lithology and mineral content, which originates from the weathering of granite rocks and is subsequently deposited as quartz sand deposits. Given this geological potential, the area has the opportunity to be developed into a geotourism site. Geosite identification needs to be carried out to protect this geological potential. The geosite identification was conducted using the Technical Guidelines for Geological Heritage Resource Assessment by the Geological Agency, as well as a geotourism evaluation using the geosite and geomorphosite assessment method by Kubalíková.Based on the mapping results, the lithology in the study area consists of quartz sand deposits, sand-gravel deposits, and granite. The geomorphology of the area includes denudational hill units, fluvial plain units, and former mining valley units.Geosite assessments were conducted at five locations: Natural levee and point bar,Black Lake, Brown Lake, Tantado Hill, Siabu Waterfall. In general, the geosite locations are considered to have a good level of feasibility, and thus have higher priority for supporting geotourism development.

Kata Kunci : Danau bekas tambang, Geowisata, Siabu, Pascatambang, Pasir kuarsa

  1. S1-2025-425076-abstract.pdf  
  2. S1-2025-425076-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-425076-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-425076-title.pdf