Laporkan Masalah

Studi kelayakan geomorfologi untuk kawasan industri di kec. Tugu dan kec. Ngaliyan kodya Semarang

Mohammad Muslim, Drs. Widiyanto, M.S.; Drs. Suprapto Dibyosaputro, M.Sc.

1998 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Pembangunan industri di Kotamadia Semarang semakin meningkat dan meluas. Hai ini didorong oleh perkembangan penduduk kota yang kian bertambah pesat dan memerlukan perluasan lapangan kerja antara lain melalui pengembangan kawasan industri sebagai salah satu aspek penunjangnya. Studi geomorfologi dapat digunakan untuk mengadakan penilaian dan penentuan lokasi industri agar lokasi yang dibangun terhindar dari bahaya akibat proses geomorfologi berupa banjir, erosi dan gerak massa batuan. Lokasi penelitian terletak di Kecamatan Tugu dan Kecamatan Ngaliyan Kotamadia Dati II Semarang. Tujuan penelitian ada dua, yaitu mengadakan penelitian secara geomorfologi terhadap lokasi industri yang telah ada dan mengadakan penilaian untuk menentukan satuan-satuan medan yang sesuai bagi peruntukan lokasi industri dalam rangka perluasan kawasan industri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dengan serangkaian langkah kerja meliputi interpretasi foto udara penelahan data sekunder, pekerjaan lapangan, analisis laboratorium dan evaluasi hasil penelitian. Bahan Penelitian berupa data primer dan sekunder. Data primer berupa kemiringan lereng, tingkat erosi dan gerak massa batuan, bahaya banjir, drainase permukaan, ukuran butir batuan, dan daya dukung tanah. Data sekunder yang dikumpulkan berupa data iklim, geologi, dan penggunaan lahan. Hasil penelitian berupa peta satuan medan dan kesesuaian medan untuk kawasan industri skala 1:50.000, serta tabel-tabel pendukung lainnya. Daerah penelitian memiliki 24 satuan medan, meliputi 5 satuan medan pada bentuklahan asal proses marin/fluviomarin, 6 satuan medan pada bentuklahan asal proses fluvial, dan 13 satuan medan pada bentuklahan asal proses denudasional. Klas kesesuaian medan untuk peruntukan industri adalah klas sangat sesuai ada dari 5 satuan medan (530.00 ha), klas sesuai ada 13 satuan medan (2359,45 ha), klas sedang ada 5 satuan medan (796.75 ha), dan klas tidak sesuai terdiri dari 1 satuan medan (1284 ha). Penilaian klas kesesuaian medan tersebut atas dikompilasikan dengan Rencana induk kota Semarang tahun 1975-2000 menghasilkan satuan medan yang dapat untuk perluasan lokasi industri seluas 999,5 ha. yaitu SIIMokTg, SIIIMOTg, DIIMoTg, FIlAkTg. FiIIIAkTg, dan F2IIMoTg.

-

Kata Kunci : kawasan Industri,Geomorfologi,Kecamatan Tugu,Ngaliyan,Semarang, Jawa Tengah

  1. S1-1998-061228-Abstract.pdf  
  2. S1-1998-061228-Blibliography.pdf  
  3. S1-1998-061228-TableofContent.pdf  
  4. S1-1998-061228-Title.pdf