Strategi kelangsungan hidup Rumah tangga miskin di kota
Hendriyati, Dr. Tadjuddin Noer Effendi, M.A.
1998 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKeterlibatan istri dalam kegiatan ekonomi sangat penting bagi rumah tangga miskin guna menjaga kelangsungan hidup rumah tangganya. Peranan mereka makin penting mengingat penampilan ekonomi rumah tangga miskin dipengaruhi secara langsung oleh aktivitas ekonomi istri. Hal inilah yang melatarbelakangi penulis untuk menulis tentang "Strategi Kelangsungan Hidup Rumah Tangga Miskin Di Kota. Studi Kasus Istri Rumah Tangga Bekerja di Kelurahan Prawirodirjan Kecamatan Gondomanan Kotamadya Yogyakarta.” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi istri untuk meningkatkan pendapatan berdasarkan status pekerjaan, pemanfaatan jam kerja dan mobilitas; mengetahui sumbangan istri terhadap rumah tangga; dan karakteristik demografi, sosial dan ekonomi istri dan rumah tangganya serta strategi kelangsungan hidup rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus. Pemilihan daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari 18 RW hanya dipilih 3 RW dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut cenderung merupakan konsentrasi penduduk kelas ekonomi bawah. Responden yang dipilih adalah istri dari rumah tangga miskin yang bekerja di ketiga RW terpilih. Dari hasil pendataan diperoleh sebanyak 122 responden sebagai sampel penelitian. Analisa data yang digunakan adalah tabel frekuensi dan tabel silang. Sedangkan statistik yang digunakan adalah mean, uji statistik kai kuadrat dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam strategi kelangsungan hidup rumah tangga. Rumah tangga lebih miskin apabila pencari nafkah utama adalah istri, bentuk rumah tangga batih, pemanfaatan kredit dan pemanfaatan sumberdaya rumah tangga kecil. Karakteristik istri dicirikan dengan sebagian besar merupakan migran, memiliki pendidikan rendah, bekerja di sektor informal, jam kerja panjang dan pendapatan rendah. Strategi istri dalam meningkatkan pendapatan melalui bekerja di sektor informal mempunyai pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan sektor formal maupun semiinformal. Istri yang memanfaatkan jam kerja lebih panjang dan melakukan mobilitaslebih jauh memiliki pendapatan lebih besar dibanding istri bekerja dengan jam kerja pendek dan mobilitas rendah. Peran serta ekonomi istri rumah tangga cukup penting dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga. Karena itu, sangat perlu pembinaan kegiatan ekonomi wanita agar dapat lebih mengembangkan ketrampilan dan usahanya sehingga kemampuannya meningkat.
-
Kata Kunci : Strategi kelangsungan Hidup,Rumahtangga miskin,istri rumahtangga bekerja,Gondomanan,Kotamadya Yogyakarta,DIY