Laporkan Masalah

DESAIN KONSEP STENT KORONER DENGAN MENGGUNAKAN FACTOR RATING METHOD

Indra Sekar Setyanintyas, Prof. Ir. Alva Edy Tantowi, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng

2013 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRI

Stent koroner merupakan alat yang digunakan dalam prosedur umum untuk mengurangi tingkat atherosclerosis (penyempitan pada pembuluh arteri). Kebutuhan stent koroner di Indonesia sangat tinggi namun kebutuhan stent tersebut selama ini secara keseluruhan dipenuhi oleh stent buatan luar negeri (impor). Hal ini disebabkan karena di Indonesia belum adanya desain stent buatan sendiri. Desain stent merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dari sebuah stent karena desain stent berpengaruh pada fungsi stent saat digunakan dalam tubuh pasien yang mengalami penyempitan pembuluh arteri. Oleh karena itu, fokus penelitian ini adalah desain stent. Penelitian ini akan dimulai dengan mengidentifikasi beberapa macam stent komersial di Indonesia yang meliputi desain strut dan penghubung (link), material masing-masing stent, serta menyusun komposisi dengan menggabungkan antara satu desain strut dan link dengan desain strut dan link lainnya. Komposisi komposisi desain tersebut kemudian dianalisis properti mekaniknya menggunakan software Autodesk Inventor dengan dua material yaitu Cobalt Chromium L-605 dan Stainless Steel 316L. Data properti mekanik yang diuji meliputi von mises stress, equivalent strain, displacement (menggambarkan deformasi), safety factor, dan volume yang akan dihubungkan dengan karakteristik mekanik stent. Data ini selanjutnya dianalisis menggunakan metode Factor Rating untuk memperoleh desain stent yang optimum. Nilai ternormalisasi dihitung untuk setiap alternatif dalam empat karakteristik, yaitu crush resistance, fleksibility, recoil, dan volume. Bobot masing-masing faktor atau karakteristik adalah 0,25 yang akan dikalikan dengan nilai ternormalisasi setiap alternatif untuk mendapatkan nilai terbobot alternatif. Total nilai terbobot alternatif inilah yang akan dibandingkan satu sama lain untuk seleksi stent optimum. Altrnatif desain dengan total nilai terbobot paling tinggi berarti memiliki mechanical properties tertinggi. Desain stent terpilih adalah desain dengan mechanical properties optimum diantara keseluruhan komposisi desain stent yang dibangun. Desain inilah yang nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai acuan produksi stent dalam negeri.

Kata Kunci : stent koroner, desain, stress analysis, factor rating method

  1. S1-FTK-2013-Indra_Sekar_Setyanintyas-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2013-Indra_Sekar_Setyanintyas-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2013-Indra_Sekar_Setyanintyas-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2013-Indra_Sekar_Setyanintyas-title.pdf