Laporkan Masalah

Optimasi dan Formulasi Self Nano-emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dari Ekstrak Kering Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.)

Isnia Sekar Sari, Prof. Dr. apt. T. N. Saifullah Sulaiman, M.Si.; apt. Marlyn Dian Laksitorini, M.Sc., Ph.D.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Rimpang kunyit (Curcuma longa Linn.) merupakan salah satu obat tradisional yang sudah lama digunakan untuk pengobatan beberapa penyakit. Terdapat tiga komponen utama dalam rimpang kunyit, yaitu kurkumin (diferuloil-metana), demethoxycurcumin, dan bisdemethoxycurcumin yang merupakan family kurkuminoid. Namun, dari ketiga komponen tersebut senyawa kurkumin paling banyak ditemukan dan berkhasiat untuk pengobatan. Penyakit yang dapat diterapi oleh kurkumin, yaitu antioksidan, anti-kanker, anti-diabetes, anti-bakteri, anti-inflamasi, dan penyakit kulit.

Kurkumin memiliki sifat fisiko-kimia yang kurang baik seperti memiliki kelarutan dan permeabilitas yang rendah. Kelarutan yang rendah akan mempengaruhi permeabilitas sehingga kadar kurkumin di dalam tubuh rendah dan tidak mencapai efek terapinya. Kurkumin merupakan Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas IV. Salah satu sediaan nanoteknologi yang dapat memperbaiki kelarutan dan permeabilitas rendah suatu zat aktif adalah self-nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS). SNEDDS merupakan campuran isotropik dan secara termodinamika sangat stabil dengan kombinasi minyak, surfaktan, dan ko-surfaktan.

Penelitian ini meneliti kombinasi komponen formula optimum SNEDDS yang digunakan yaitu Black Seed Oil (BSO), Cremophor RH40, dan PEG 400 dengan konsentrasi 13,11%, 32,56%, dan 54,33%. Formula optimum SNEDDS ekstrak kering rimpang kunyit pada pengujian ukuran droplet, nilai Polydispersity Index (PDI), transmitan, dan waktu emulsifikasi menghasilkan karakteristik yang baik pada rentang yang dipersyaratkan, yaitu 28,04 ± 1,425 nm (<200>0,5), 25,70 ± 1,301 detik (<60>in-vitro dengan metode dialysis bag pada formula optimum SNEDDS pada dua media yang berbeda, yaitu pH 1,2 dan 6,8 menunjukan pelepasan obat 70,41±0,89?n 89,07±0,92%. Stabilitas formula optimum pada stabilitas termodinamik dan accelerated (dipercepat) menunjukan sediaan stabil dalam masa penyimpanan, perubahan yang terjadi masih dalam rentang persyaratan sediaan SNEDDS. Penelitian ini menghasilkan kombinasi komponen SNEDDS yang dapat meningkatan kelarutan, permeabilitas, dan stabilitas yang baik dalam penyimpanan. 

Turmeric rhizome (Curcuma longa Linn.) is a traditional medicine that has long been used to treat several diseases. There are three main components in turmeric rhizomes, namely curcumin (diferuloyl-methane), demethoxycurcumin, and bisdemethoxycurcumin which are the curcuminoid family. However, of the three components, the curcumin compound is the most commonly found and is efficacious for treatment. Diseases that can be treated by curcumin include antioxidant, anti-cancer, anti-diabetic, anti-bacterial, anti-inflammatory and skin diseases.

Curcumin has unfavorable physico-chemical properties such as low solubility and permeability. Low solubility will affect permeability so that curcumin levels in the body are low and do not achieve its therapeutic effects. Curcumin is a Biopharmaceutical Classification System (BCS) class IV. One of the nanotechnology preparations that can improve the solubility and low permeability of an active substance is a self-nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS). SNEDDS is an isotropic and thermodynamically very stable mixture with a combination of oil, surfactant, and co-surfactant.

This study examined the combination of components of the optimum SNEDDS formula used, namely Black Seed Oil (BSO), Cremophor RH40, and PEG 400 with concentrations of 13.11%, 32.56%, and 54.33%. The optimum formula of SNEDDS dry extract of turmeric rhizome in testing droplet size, Polydispersity Index (PDI) value, transmittance, and emulsification time produces good characteristics in the required range, namely 28.04 ± 1.425 nm (<200>0.5), 25.70 ± 1.301 seconds (<60>

Kata Kunci : Kunyit, SNEDDS, Optimasi, Pelepasan Obat, Stabilitas/Turmeric, SNEDDS, Optimization, Drug Release, Stability

  1. S2-2025-495980-abstract.pdf  
  2. S2-2025-495980-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-495980-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-495980-title.pdf