Laporkan Masalah

Pengembangan Potensi Ekonomi Peternakan Ayam Lokal Dalam Perspektif Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara

Hasrianti Silondae, Prof. Ir. Mujtahidah Anggriani Ummul Muzayyanah, S.Pt., M.P., Ph.D., IPM. ; Prof. Ir. Budi Guntoro, S.Pt., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. ; Ir. Endang Sulastri, S.Pt., M.A., Ph.D., IPM.

2025 | Disertasi | S3 Ilmu Peternakan

Pemenuhan kebutuhan protein hewani dari produk unggas merupakan tantangan daerah yang harus sejalan dengan peningkatan populasi ternak unggas di Kabupaten Minahasa. Informasi mengenai peran ayam lokal masih sedikit yang diketahui tentang peran ayam lokal dan pengaruhnya terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengidentifikasi wilayah yang dapat dijadikan sebagai basis pengembangan ternak ayam lokal di Kabupaten Minahasa, 2) untuk mengeksplorasi dan menganalisis potensi ekonomi peternakan ayam lokal dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran (mixed research) sequensial design model sequential explanatory. Pada tahap 1 dilakukan penelitian dengan metode kuantitatif deskriptif, sedangkan tahap 2 menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Pemilihan sampel menggunakan kombinasi metode purposive sampling dan snowball sampling untuk merekrut informan kunci dalam penelitian ini. Data sekunder populasi unggas di Kabupaten Minahasa dikumpulkan melalui website pemerintah dan dianalisis dengan pendekatan Location Quotient dan Growth Share, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara mendalam menggunakan panduan wawancara semi-terstruktur terhadap 38 peternak ayam lokal di Kecamatan Tombariri Timur, Kecamatan Remboken, Kecamatan Kakas, Kecamatan Kakas Barat, dan Kecamatan Kombi dan dianalisis menggunakan software ATLAS.ti 9. Informan kunci yang diwawancarai dari pihak Pemerintah daerah yaitu Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Minahasa. Data penelitian di analisis dalam dua pendekatan yaitu deskriptif statistik dan analisis tematik. Temuan penelitian ini pada tahap 1 menunjukkan bahwa terdapat 17 kecamatan dari 25 kecamatan di Kabupaten Minahasa yang berpotensi sebagai daerah basis untuk pengembangan ayam lokal yang ditunjukkan dengan koefisien LQ>1. Hasil penelitian ini mencerminkan potensi dan prospek peternakan ayam lokal dan rencana pengembangannya sebagai komoditas unggulan di Kabupaten Minahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternakan dikelola secara turun temurun dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani, ekonomi subsisten, serta fungsi sosial budaya, dan religi. Tantangan peternakan ayam lokal adalah tantangan kebijakan dan dukungan pemerintah serta risiko produksi ayam lokal. Peternak menerapkan strategi adaptif seperti pemanfaatan pekarangan, pakan lokal, dan penjualan ayam untuk kebutuhan mendesak. Potensi ekonomi ayam lokal dapat diperkuat melalui dukungan kebijakan, peningkatan kapasitas peternak, regulasi kesehatan ternak,  penguatan pasar, dan distribusi hasil ternak. Implikasi kebijakan menekankan perlunya pendekatan holistik dan terintegrasi yang mempertimbangkan faktor geografis, sosial budaya, serta kearifan lokal.

Meeting the need for animal protein from poultry products is a regional challenge that must be aligned with the increasing poultry population in Minahasa Regency. Information regarding the role of local chickens and their impact on food security in the Minahasa Regency is still relatively unknown. The objectives of this study were: 1) to identify areas that can be used as a basis for developing local chicken farming in Minahasa Regency, and 2) to explore and analyze the economic potential of local chicken farming in strengthening household food security in Minahasa Regency. This study used a mixed-research approach with a sequential explanatory design model. In stage 1, the study was conducted using a quantitative descriptive method and analized by, while stage 2 used a qualitative case study approach. Sample selection used a combination of purposive sampling and snowball sampling methods to recruit key informants in this study. Secondary data on poultry population in Minahasa Regency were collected through government websites and analyzed using the Location Quotient and Growth Share approaches, while primary data were obtained through in-depth interviews using semi-structured interview guides with 38 local chicken farmers in East Tombariri District, Remboken District, Kakas District, West Kakas District, and Kombi District and analyzed using ATLAS.ti 9 software. The key informant interviewed from the local government was the Head of the Minahasa Regency Animal Husbandry and Animal Health Service. This study was analyzed using two approaches: descriptive statistics and thematic analysis. The findings of the first phase of the study indicated that 17 of the 25 sub-districts in Minahasa Regency have the potential to be base areas for local chicken development, with an LQ coefficient of >1. The results of this study indicate the potential and prospects of local chicken farming and its development plan as a leading commodity in the Minahasa Regency. The results show that livestock farming is managed traditionally and plays an important role in meeting animal protein needs, fulfilling economic needs, and fulfilling socio-cultural and religious functions. Challenges to local chicken farming include policy challenges and government support, as well as the risks of local chicken production. Farmers implement adaptive strategies such as utilizing yard space, local feed, and selling chickens for urgent needs. The economic potential of local chicken can be strengthened through policy support, increasing farmer capacity, livestock health regulations, strengthening markets, and distributing livestock products. Policy implications emphasize the need for a holistic and integrated approach that considers geographic, socio-cultural, and local wisdom factors.

Kata Kunci : Populasi, Potensi Ekonomi, Ayam Lokal, Ketahanan Pangan, Rumah Tangga, Minahasa / Population, Economic Potential, Local Chicken, Food Security, Household, Minahasa

  1. S3-2025-485346-abstract.pdf  
  2. S3-2025-485346-bibliography.pdf  
  3. S3-2025-485346-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2025-485346-title.pdf