Laporkan Masalah

Hubungan antara berat badan dengan panjang badan dan lingkar dada sapi jantan peranakan Ongole yang berumur antara dua setengah tahun sampai dengan umur empat tahun di Kotamadya Surakarta

Y. BP. Subagyo, Drh. Gomblong S.; Drh. M. Soegeng

1975 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara berat badan(kg) dengan panjang badan(cm) dan lingkar dada(cm) sapi2 jantan P.O, di Kodya Surakarta yang dimulai tgl.13 Mei s.d. 30 Juli 1974. Dari 100 ekor sapi P.O. dibagi dalam beberupa kelompok untuk mendapatkan garis regresi yang berupa garis dan dan lingkar dadanya (P (0,09). Kelompok I.Berat badan 153kg-200kg); rxy=0,843 Y=1,775X-18,467 KelompokII,Berat badan 200kg-242kg; rxy=0,419 Y=1,20X-73,314, KelompokIII.Berat badan R43kg-303kg)rxy=0,540 Y=2.658X-73.094 (X=panjang badan(cm) dan Y= berat badan (kg)d Kelompok IV. Berat badan (153-250)kg; rxy=0,754 Y=2,530X-155,274, Kelompok V,Berat badan (251-303)kg;rxy=0,651 Y=1,787X-11,451(X =lingkar dada dalam cm dan Y =berat badan dalam kg) Perumusan garis regresi yang merupakan perumusan hubungan berat badan dengan panjang badan dan lingkar dadanya ternya%2 berbeda dengan perumusan yang didapat kan oleh Lambourne(1973) dan perumusan dari Schroel (1953) dengan (P<0,05) di Sebabkan perbedaan faktor genetic dan faktor lingkungan

Kata Kunci : Berat badan sapi; panjang badan sapi; lingkar dada sapi jantan; sapi peranakan Ongole


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.