Kemungkinan pemakaian Petro-Protein tepung ikan dalam ransum terhadap pertumbuhan dan pertambahan berat babi betina muda
Wibowo, Drh. Sukanto, M.Sc.; Drh. Harmadji
1975 | Skripsi | S1 PETERNAKANKemungkinan pemakaian Petro-Protein tepung ikan dalam ransum terhadap pertuabuhan dan pertambahan berat babi betina muda ( 2,5 bulan - 5,5 bulan ). Untuk mendapatkan tingkat pertumbuhan yang optimal, diperlukan dua faktor yang saling berhubungan erat yaitu faktor keturunan dan faktor linglkungan (termasuk faktor makanan).Berdasarken hal tersebut diatas maka penulis mengadakan percobaan untuk mendspatkan tingkat pertumbuhan dan efisiensi makanan yang lebih baik. Penelitian dilakukan selama 12 minggu bertempat di Seksi Ternak Potong, Fakultas Peternakan UGM Karangmalang, Yogyakarta. Anak babi yang di gunakan jumlah enam ekor umur 2,5 bulan, sekelahiran dari satu induk jenis sex betina, ras keturunan forkshire. Kemudian dijadikan dua kelompok, dimana kelompok pertama mendapat ransum dengan suplemen protein viton (petro-yeast) dan kelompok lainnya mendapat ransum dengan protein tepung ikan, dimana dalam 1 kg ransum masing-masing mengandung 0,5 ons Viton dan 0,5 ons tepung ikan. Dari perdobsan ini ternyata kslompok yang mendapat ransum dengan suplemen protein viton menunjukkan pertumbuhan dan pertambahan berat lebih nyata dibandingkan kelompok yang mendapat suplemen protein tepung ikan. Hal ini berarti, bahwaada kemungkinan penggunaan petro-yeast (vitem) sebagei suplemen protein dalam ransum lebih efektif dibandingkan suplemen protein tepung ikan terhadsp pertambahan be rat dan pertumbuhan bebi muda, dengan P lebih kecil dari 0,05.
Kata Kunci : Petro-Protein tepung ikan; ransum makan anak babi; Babi betina muda