Pengaruh Perkembangan Finansial, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keterbukaan Perdagangan terhadap Konsumsi Energi di Indonesia
AGIL ALYA FADHILAH, Amirullah Setya Hardi, S.E., Cand.Oecon., Ph. D.
2025 | Skripsi | ILMU EKONOMI
Konsumsi energi di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi serta masih lambatnya transisi teknologi yang efisien energi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor ekonomi seperti perkembangan finansial, pertumbuhan ekonomi, serta keterbukaan perdagangan terhadap konsumsi energi di Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model untuk menangkap hubungan jangka pendek dan jangka panjang dengan data sekunder tahunan selama periode 1980 hingga 2022, yang diperoleh dari World Development Indicators dan Energy Institute.
Hasil estimasi yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam jangka panjang perkembangan finansial, pertumbuhan ekonomi, dan keterbukaan perdagangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi energi. Sebaliknya, emisi CO? tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi energi dalam jangka panjang. Sementara itu, pada jangka pendek, pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, dan emisi CO? berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi energi, sedangkan perkembangan finansial memiliki pengaruh negatif. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi antara sektor keuangan dan energi untuk mendukung efisiensi energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Energy consumption in Indonesia is still heavily influenced by economic activity and the slow transition to energy-efficient technologies. This study was conducted to analyze the relationship of economic factors such as financial development, economic growth, and trade openness to energy consumption in Indonesia. The analysis technique used is the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model to capture short-term and long-term relationships with annual secondary data for the period 1980 to 2022, obtained from the World Development Indicators and the Energy Institute.
The estimation results show that in the long run, financial development, economic growth and trade openness have a positive and significant effect on energy consumption. In contrast, CO? emissions have no significant effect on energy consumption in the long run. Meanwhile, in the short term, economic growth, trade openness, and CO? emissions have a positive and significant effect on energy consumption, while financial development has a negative effect. Therefore, integrated policies between the financial and energy sectors are needed to support energy efficiency and sustainable economic growth.
Kata Kunci : konsumsi energi, perkembangan finansial, pertumbuhan ekonomi, keterbukaan perdagangan, ARDL, emisi CO?, energy consumption, financial development, economic growth, trade openness, ARDL, CO? emissions