Analisa Kelayakan Finansial Dalam Rangka Quick-Win Strategy Aksi Korporasi Investasi PTSK Oleh PT Kilang Pertamina Internasional
Yesay Setiawan Sitanggang, Prof. Ainun Na’im, M.B.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan valuasi dan penilaian harga kewajaran atas rencana investasi PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) dalam pengambilalihan sebagian saham PTSK (investasi), sebuah perusahaan joint venture antara PT Patra Niaga dan SK Lubricants Korea yang berfokus pada produksi Lube Base Oil Group III. Langkah ini merupakan bagian dari strategi quick-win strategy & unlock value creation dalam diversifikasi bisnis non-BBM yang sedang dikembangkan oleh PT KPI. Dengan menggunakan pendekatan analisis keuangan komprehensif, studi ini bertujuan memberikan dasar pertimbangan manajerial yang kuat bagi pengambilan keputusan investasi strategis di sektor pelumas premium.
Penelitian menggunakan dua pendekatan utama dalam valuasi, yaitu metode Discounted Cash Flow (DCF) dengan proyeksi Free Cash Flow to the Firm (FCFF) selama periode 2025–2040 serta pendekatan perbandingan pasar menggunakan rasio EV/EBITDA. Data yang digunakan mencakup laporan keuangan historis lima tahun terakhir, proyeksi asumsi makro dan operasional, serta parameter risiko yang dihitung melalui pendekatan WACC (Weighted Average Cost of Capital). Dua skenario digunakan dalam simulasi valuasi: skenario base case dan skenario optimistis yang diajukan mitra strategis.
Hasil studi menunjukkan bahwa nilai intrinsik PTSK lebih tinggi dibandingkan nilai bukunya saat ini, dengan proyeksi pertumbuhan kinerja keuangan yang stabil dan profitabilitas meningkat dari tahun ke tahun. Nilai wajar saham yang dihitung dengan DCF dan EV/EBITDA menghasilkan indikasi valuasi yang kompetitif, dan perhitungan parameter investasi seperti IRR, Payback Period, dan Profitability Index menunjukkan bahwa rencana investasi tersebut layak dan dapat meningkatkan nilai ekonomi PT KPI. Dengan demikian, akuisisi saham ini direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat portofolio bisnis hilir Pertamina dan menciptakan sinergi jangka panjang dalam rantai pasok pelumas nasional.
This study aims to conduct a valuation and fair price assessment of PT Kilang Pertamina Internasional’s (PT KPI) planned investment in acquiring a portion of shares in PTSK, a joint venture company between PT Patra Niaga and SK Lubricants Korea focused on the production of Group III Lube Base Oil. This initiative is part of PT KPI’s strategy to unlock value creation through diversification into non-fuel (non-BBM) businesses. Utilizing a comprehensive financial analysis approach, this study seeks to provide a strong managerial basis for making strategic investment decisions in the premium lubricant sector.
The valuation in this research employs two primary approaches: the Discounted Cash Flow (DCF) method with a projection of Free Cash Flow to the Firm (FCFF) for the period 2025–2040, and a market comparison approach using the EV/EBITDA multiple. The data used includes five years of historical financial statements, macroeconomic and operational forecast assumptions, and risk parameters calculated through the Weighted Average Cost of Capital (WACC) method. Two scenarios were applied in the valuation simulation: a base case and an optimistic case proposed by the strategic partner.
The results of the study indicate that PTSK's intrinsic value is higher than its current book value, supported by projected stable financial performance and growing profitability. The fair value of the shares calculated using both DCF and EV/EBITDA reflects a competitive valuation, and the investment metrics—such as IRR, Payback Period, and Profitability Index—show that the proposed investment is feasible and can enhance PT KPI’s economic value. Therefore, this share acquisition is recommended as a strategic move to strengthen Pertamina’s downstream business portfolio and create long-term synergies within the national lubricant supply chain.
Kata Kunci : Lube Base Oil, IRR, DCF, Investasi, Payback Period, Profitability Index, Intrinsic Value