Laporkan Masalah

Evaluasi Penerapan Pengendalian Internal dalam Sistem Penerimaan dan Pengeluaran Kas Menggunakan Pendekatan COSO Framework (Studi Kasus pada Konveksi Blackcorner Yogyakarta)

Regina Caeli Putri Elsa Amelia, Ihda Arifin Faiz, S.E., M.Sc.

2025 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik

Sebagian besar UMKM belum memiliki sistem penerimaan dan pengeluaran kas yang memadai. Minimnya pemisahan fungsi, dokumentasi, dan prosedur otorisasi menyebabkan sistem yang berjalan bersifat informal dan sangat bergantung pada pemilik. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko kesalahan pencatatan, kecurangan, dan lemahnya akuntabilitas keuangan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan praktik pengendalian internal dalam sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada Blackcorner Yogyakarta yang belum terlaksana dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dan kemudian mengolahnya untuk memberikan gambaran yang jelas terkait praktik penerapan pengendalian internal pada Blackcorner Yogyakarta. Penulis menganalisis data dengan membandingkan praktik penerapan pengendalian internal Blackcorner Yogyakarta berdasarkan komponen pengendalian internal menurut COSO 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal sistem penerimaan dan pengeluaran kas di Blackcorner Yogyakarta belum memadai sesuai prinsip-prinsip COSO 2013. Dua dari lima komponen dikategorikan tidak memadai, dua komponen dikategorikan kurang memadai, dan hanya satu komponen yang dikategorikan memadai. Hal ini terjadi karena tidak adanya form dan otorisasi pengeluaran kas, serta tidak adanya pemisahan fungsi. Dengan demikian, komponen ini perlu dibenahi dalam pelaksanaanya untuk meminimalkan hambatan dalam pengendalian internal atas sistem penerimaan dan pengeluaran kas.

Most MSMEs do not have an adequate cash receipt and disbursement system. The lack of separation of functions, documentation and authorization procedures means that the system is informal and highly dependent on the owner. This leads to an increased risk of recording errors, fraud, and weak financial accountability. The writing of this Final Project aims to evaluate the implementation of internal control practices in the cash receipts and disbursements system at Blackcorner Yogyakarta which has not been implemented properly. This research uses a qualitative descriptive analysis method by collecting data and then processing it to provide a clear picture of the internal control implementation practices at Blackcorner Yogyakarta. The author analyzes the data by comparing the internal control implementation practices of Blackcorner Yogyakarta based on the internal control components according to COSO 2013. The results of this study indicate that the internal control of the cash receipt and disbursement system at Blackcorner Yogyakarta is inadequate according to the principles of COSO 2013. Two of the five components are categorized as inadequate, two components are categorized as inadequate, and only one component is categorized as adequate. This occurs because there is no form and authorization for cash disbursements, and there is no separation of functions. Thus, this component needs to be improved in its implementation to minimize obstacles in internal control over the cash receipt and disbursement system.

Kata Kunci : Blackcorner Yogyakarta, Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas, Sistem Pengendalian Internal - Blackcorner Yogyakarta, Cash Receipt, Cash Disbursement, Internal Control

  1. D4-2025-474564-abstract.pdf  
  2. D4-2025-474564-bibliography.pdf  
  3. D4-2025-474564-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2025-474564-title.pdf