Urgensi Pemeriksaan Calon Tersangka dalam Penyidikan Perkara Pidana
Akbar Ramadhan, Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum.
2025 | Tesis | S2 Magister Hukum Litigasi
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menemukan dasar pemikiran perlunya pemeriksaan calon tersangka dalam penanganan perkara pidana. Lebih lanjut, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan merekomendasikan pengaturan pemeriksaan calon tersangka dalam penanganan perkara pidana pada masa mendatang.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang menggunakan data sekunder dan didukung dengan data primer. Data primer yang diperoleh melalui teknik wawancara kepada narasumber dari akademisi dan aparat penegak hukum yang berkompetensi dalam bidang penanganan perkara pidana. Data Sekunder yang menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Penelitian ini juga bersifat deskriptif dan memilik bentuk penelitian preskriptif.
Penelitian ini diperoleh dua kesimpulan. Pertama, bahwa dasar pemikiran perlunya pemeriksaan calon tersangka erat hubungannya dengan aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis pengaturan hukum acara pidana. Yang mana hukum pidana memiliki sifat lex scripta, lex stricta, lex certa, sebagai komponen dasar dari asas legalitas. Dari aspek-aspek terkait akan memberikan parameter yang jelas terhadap pentingnya pemeriksaan calon tersangka dalam penyidikan sehingga menghindari pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan sewenang-wenang oleh penyidik. Hal ini akan mewujudkan proses penegakan hukum yang akuntabel dan berkeadilan. Kedua, berangkat dari kelemahan yang saat ini telah dialami maka perlu adanya pembaruan hukum yang mampu mengakomodasi kebutuhan proses penegakan hukum terutama selama proses penyidikan saat ini dan di masa mendatang. Adanya parameter yang jelas mengenai syarat penetapan tersangka, dan menambahkan syarat adanya pemeriksaan calon tersangka dalam penyidikan tindak pidana akan menjadi kontrol bahwa dalam proses penyidikan tidak ada pelanggaran hak asasi manusia dan tindakan sewenang-wenang oleh penyidik. Situasi seperti ini menjadi cita-cita masyarakat dan aparat penegak hukum untuk mewujudkan proses penyidikan yang berkeadilan.
This study aims to explore and find the rationale for the need for examination of potential suspects in handling criminal cases. Furthermore, this study aims to formulate and recommend regulations for examination of potential suspects in handling criminal cases in the future.
This research is a normative legal research that uses secondary data and is supported by primary data. Primary data obtained through interview techniques with sources from academics and law enforcement officers who are competent in the field of handling criminal cases. Secondary data that uses primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. This research is also descriptive and has a prescriptive research form.
This study obtained two conclusions. First, that the rationale for the need to examine potential suspects is closely related to the philosophical, sociological, and legal aspects of the regulation of criminal procedure law. Where criminal law has the nature of lex scripta, lex stricta, lex certa, as basic components of the principle of legality. From the related aspects, it will provide clear parameters regarding the importance of examining potential suspects in investigations so as to avoid human rights violations and arbitrary actions by investigators. This will realize an accountable and just law enforcement process. Second, starting from the weaknesses that have currently been experienced, it is necessary to have legal reforms that are able to accommodate the needs of the law enforcement process, especially during the current and future investigation process. The existence of clear parameters regarding the requirements for determining suspects, and adding requirements for examining potential suspects in criminal investigations will be a control that in the investigation process there are no human rights violations and arbitrary actions by investigators. A situation like this is the ideal of the community and law enforcement officers to realize a just investigation process.
Kata Kunci : pemeriksaan calon tersangka, penyidikan, tindak pidana, kepolisian