Analisis Stabilitas Timbunan dan Kuat Dukung Dasar pada Reklamasi Soaked Area (Studi Kasus: Patimban Port Development Project (Phase 1-2) Package 6 – Container Terminal No. 2 Construction)
Pinasthi Anggung Wulangen, Dr.sc.tech. Adhy Kurniawan, S.T., IPU.
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPIL
Patimban Port
Development Project (Phase 1-2) Package 6 – Container Terminal No. 2
Construction merupakan proyek pelabuhan
yang menggunakan pasir sebagai material yang digunakan untuk menimbun area
reklamasi (sandfilling). Pengujian laboratorium material pasir dan sub-base
dianalisis menggunakan distribusi
ukuran butir menggunakan kurva Tsuchida (1970) yang menunjukkan bahwa beberapa material pasir memiliki possibilty (kemungkinan)
terhadap likuifaksi. Dengan adanya hasil laboratorium tersebut, dilakukannya mock
up trial compaction pada soaked area terhadap material pasir dan
sub-base untuk membandingkan stabilitas dan daya dukung timbunan menggunakan settlement
plate di lapangan dan pengujian Dynamic Cone Penetration (DCP).
Metode yang
digunakan meliputi pemodelan numerik dengan perangkat lunak FEM 2D untuk mengetahui
penurunan (settlement) pada material timbunan pasir dan sub-base akibat
adanya variasi parameter muka air pada Low Water Level (LWL) -0,070 m
dan High Water Level (HWL) +1,250 m. Kemudian, penelitian ini juga
menganalisis perbandingan daya dukung timbunan material pasir dan sub-base
menggunakan pengujian Dynamic Cone Penetration (DCP) untuk memenuhi
persyaratan teknis yang dikorelasikan pada nilai CBR > 6%.
Penurunan yang terjadi material pasir berdasarkan HWL
pada SP-A, SP-B, dan SP-C berada pada 4,404 cm, 4,756 cm, dan 4,301 cm, sedangkan
pada material sub-base SP-D, SP-E, dan
SP-F menghasilkan penurunan sebesar 1,50 cm, 1,24 cm, dan 1,85 cm. Kemudian,
penurunan yang terjadi berdasarkan LWL pada material pasir pada SP-A, SP-B, dan SP-C menghasilkan penurunan sebesar 4,118 cm, 4,621
cm, dan 4,06 cm, sedangkan pada material sub-base pada SP-D, SP-E, dan SP-F menghasilkan penurunan sebesar 1,48 cm, 1,21 cm,
dan 1,74 cm. Daya dukung pada timbunan pasir memiliki hasil yang lebih besar
pada persamaan ASTM D 6951-03 dan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum No.
04/SE/M/2010 yaitu 16,5?n 16,75% sedangkan pada material sub-base
sebesar 11,3?n 11,78%.
The Patimban Port
Development Project (Phase 1-2) Package 6 – Container Terminal No. 2
Construction is a port project that uses sand as the material for filling the
reclamation area (sandfilling). Laboratory testing of sand and sub-base
materials was analyzed using grain size distribution based on the Tsuchida
curve (1970), which indicated that some sand materials have the potential for
liquefaction. Based on the laboratory results, a mock-up trial compaction was
conducted on the soaked area using sand and sub-base materials to compare the
stability and bearing capacity of the fill using a settlement plate in the
field and Dynamic Cone Penetration (DCP) testing.
The methods used
include numerical modeling with 2D FEM software to determine the settlement of
sand and sub-base fill materials due to variations in water level parameters at
Low Water Level (LWL) -0,070 m and High Water Level (HWL) +1,250 m.
Additionally, this study analyzed the comparison of bearing capacity of sand
fill material and sub-base using Dynamic Cone Penetration (DCP) testing to meet
technical requirements correlated with a CBR value > 6%.
The
settlement of sand material based on HWL at SP-A, SP-B, and SP-C was 4,404 cm,
4,756 cm, and 4,301 cm, respectively, while the settlement of sub-base material
at SP-D, SP-E, and SP-F was 1,50 cm, 1,24 cm, and 1,85 cm, respectively.
Furthermore, the settlement based on LWL for sand material at SP-A, SP-B, and
SP-C resulted in settlements of 4.118 cm, 4.621 cm, and 4.06 cm, respectively,
while for sub-base material at SP-D, SP-E, and SP-F, the settlements were 1,48
cm, 1,21 cm, and 1,74 cm, respectively. The bearing capacity of the sand fill
has higher results in the equations of ASTM D 6951-03 and Surat Edaran
Menteri Pekerjaan Umum No. 04/SE/M/2010 namely 16,5% and 16,75%, while for
the sub-base material, it is 11,3% and 11,78%.
Kata Kunci : reklamasi, sandfilling, soaked area, settlement, daya dukung