Pengaruh Aplikasi Edible Coating dari Komposit Gelatin dan Pektin dengan Penambahan Ekstrak Teh Hijau pada Buah Tomat (Solanum lycopersicum) selama Penyimpanan
Nismara Aptasari, Andriati Ningrum, S.T.P., M.Agr., PhD; Dr. Lulum Leliana, S.T.P.
2025 | Skripsi | TEKNOLOGI PANGAN & HASIL PERTANIAN
Edible coating merupakan metode pengawetan berupa lapisan tipis yang diaplikasikan pada permukaan bahan dengan tujuan untuk memperpanjang masa simpan dan mempertahankan kualitas bahan pangan. Gelatin sering digunakan dalam pembuatan edible coating karena memiliki sifat mekanis yang baik, transparan, dan mampu melindungi bahan dari transfer gas. Gelatin dari kulit ikan menjadi alternatif dalam penyelesaian masalah bahan baku pembuatan gelatin yang bersinggungan dengan isu agama dan lingkungan. Namun, gelatin ikan memiliki fungsi terbatas sehingga diperlukan kombinasi dengan bahan lainnya, seperti polisakarida pektin. Pektin digunakan untuk meningkatkan sifat mekanis, barrier, dan fungsional bahan. Selain itu, ekstrak teh hijau ditambahkan sebagai cross-linking dan antimikrobia yang memberikan perlindungan terhadap kerusakan mikrobiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi edible coating dari komposit gelatin dan pektin dengan penambahan ekstrak teh hijau terhadap sifat fisik (susut bobot dan tekstur), kimia (pH, padatan terlarut, dan kadar likopen), dan mikrobiologis (%decay incidence) pada buah tomat.
Pembuatan larutan edible coating dilakukan dengan rasio gelatin dan pektin 1:1, serta penambahan konsentrasi ekstrak teh hijau 0%, 5%, 10%, dan 15%. Edible coating diaplikasikan pada buah tomat dengan metode pencelupan (dipping). Selanjutnya, buah tomat disimpan pada suhu ± 4 °C selama 10 hari. Buah tomat dianalisis menggunakan metode gravimetri (susut bobot), alat Universal Testing Machine (UTM) (tekstur (firmness)), pH meter (nilai pH), alat refractometer (padatan terlarut), metode spektrofotometer UV-VIS (kadar likopen), dan identifikasi secara visual untuk kerusakan akibat mikrobiologis (% decay incidence).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tomat yang dilapisi edible coating formulasi terbaik dengan penambahan konsentrasi ekstrak teh hijau 5% dapat mencegah susut bobot (2,44%), mempertahankan kekerasan tekstur (1,25 N), mempertahankan nilai pH (4,53), mempertahankan jumlah padatan terlarut (4,67 °Brix), menghambat peningkatan kadar likopen (12,30 mg/Kg), dan mengurangi kerusakan akibat mikrobiologis (0% decay incidence) selama 10 hari penyimpanan.
Kata Kunci : Edible Coating, Gelatin Ikan, Pektin, Teh Hijau, Tomat