Gambaran Pola Menstruasi dan Premenstrual Syndrome pada Generasi Z Program Studi Ilmu Keperawatan FK-KMK UGM
Andin Anggun Salsabila, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., MS., DS. dan Dr. Wenny Artanti Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes,
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Sebagian besar Gen Z kini adalah seorang mahasiswa. Mereka dikenal dengan gaya hidup yang kurang baik. Mahasiswa keperawatan memiliki beban akademik cukup tinggi sehingga memiliki tingkat stres, pola tidur, pola makan, dan aktivitas fisik yang buruk. Gaya hidup tersebut adalah faktor-faktor yang berpengaruh pada menstruasi dan PMS.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran pola menstruasi, PMS, dan gaya hidup pada Generasi Z yang merupakan mahasiswa PSIK FK-KMK UGM.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif melalui pendekatan cross-sectional yang melibatkan 214 mahasiswi S-1 Reguler PSIK FK-KMK UGM sebagai responden. Responden per angkatan ditentukan dengan proporsionate stratified random sampling. Pola menstruasi diukur menggunakan kuesioner pola menstruasi penelitian terdahulu, PMS diukur menggunakan SPAF, tingkat stres diukur menggunakan PSS-10, aktivitas fisik diukur menggunakan IPAQ-SF, pola makan diukur menggunakan AFHC, dan pola tidur diukur menggunakan PSQI. Analisis data yang digunakan adalah univariat.
Hasil: Mayoritas responden mengalami siklus menstruasi normal (85,05%), durasi perdarahan normal (92,50%), dan volume perdarahan normal (86,40%). Responden paling banyak tidak mengalami PMS (74,30%). Responden paling banyak mengalami stress tingkat sedang (74,77%), memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (51,40%), memiliki pola makan yang kurang baik (56,10%), dan memiliki pola tidur buruk (97,70%).
Kesimpulan: Meskipun sebagian besar mahasiswa Generasi Z di PSIK FK-KMK UGM memiliki pola menstruasi yang tergolong normal dan tidak mengalami PMS, kondisi gaya hidup mereka menunjukkan adanya tantangan, terutama terkait pola tidur, pola makan, dan tingkat stres. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi melalui penerapan gaya hidup sehat. Selain itu, institusi pendidikan diharapkan dapat meninjau kembali beban akademik dalam kurikulum agar lebih seimbang dan mendukung kesejahteraan mahasiswa secara holistik.
Background: Most members of Generation Z are currently university students. They are known for their tendency to adopt unhealthy lifestyles. Nursing students in particular face a high academic burden, which may contribute to poor sleep patterns, unbalanced diets, low physical activity levels, and elevated stress. These lifestyle factors are known to influence menstrual patterns and premenstrual syndrome (PMS).
Objective: This study aimed to describe the menstrual patterns, PMS symptoms, and lifestyle characteristics of Generation Z students enrolled in the Undergraduate Regular Nursing Program at FK-KMK UGM.
Methods: This was a quantitative descriptive study using a cross-sectional approach, involving 214 female undergraduate students of the Nursing Program at FK-KMK UGM. Proportionate stratified random sampling was used to select respondents by cohort. Menstrual patterns were assessed using a questionnaire based on previous studies; PMS was measured using the SPAF; stress level using the PSS-10; physical activity using the IPAQ-SF; dietary habits using the AFHC; and sleep quality using the PSQI. Data were analyzed using univariate analysis.
Results: Most respondents had a normal menstrual cycle (85.05%), normal duration of menstrual bleeding (92.50%), and normal bleeding volume (86.40%). The majority did not experience PMS (74.30%). Most respondents reported moderate stress levels (74.77%), moderate physical activity (51.40%), poor dietary habits (56.10%), and poor sleep quality (97.70%).
Conclusion: Although most Generation Z nursing students at FK-KMK UGM had normal menstrual patterns and did not experience PMS, their overall lifestyle indicated challenges, especially in terms of sleep quality, diet, and stress levels. This highlights the need to raise students’ awareness of the importance of maintaining reproductive health through healthy lifestyle practices. Furthermore, educational institutions are encouraged to re-evaluate academic workload to create a more balanced and holistic approach to student well-being.
Kata Kunci : pola menstruasi, sindrom pramenstruasi, generasi z, mahasiswa keperawatan