Perbedaan Kecepatan Milling dan Kecepatan Sintering dengan Teknik CAD/CAM terhadap Marginal Gap pada Mahkota Gigi Tiruan Zirconia
Nadya Kurnia Putri, drg. Murti Indrastuti, M.Kes., Sp.Pros., Subs.PKIKG (K); Dr. drg. Sri Budi Barunawati, M.Kes., Sp.Pros., Subs.PKIKG (K)
2025 | Tesis-Spesialis | S2 Prostodonsia
Computer-Aided Design and Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM) merupakan
digitalisasi dalam pembuatan restorasi gigi, seperti mahkota gigi tiruan zirconia.
Teknologi ini menawarkan proses pekerjaan yang lebih efektif dan efisien
dibandingkan konvensional. Laboratory workflow pada CAD/CAM memiliki
sejumlah keunggulan yang seperti pilihan material yang lebih luas dan presisi
tinggi, akan tetapi membutuhkan waktu manufaktur
yang lebih lama dibandingkan chairside workflow. Variasi parameter
manufaktur seperti kecepatan milling dan kecepatan sintering
berpotensi memengaruhi mechanical properties dari restorasi, terutama
pada aspek marginal gap yang berperan penting dalam keberhasilan jangka
panjang restorasi. Marginal gap yang terlalu besar dapat menyebabkan
kegagalan restorasi. Tujuan penelitian ini mengkaji perbedaan kecepatan milling
dan kecepatan sintering terhadap marginal gap pada mahkota gigi
tiruan zirconia yang dibuat dengan teknik CAD/CAM
Penelitian eksperimental laboratorium ini
menggunakan 24 sampel mahkota zirconia yang dibagi ke dalam enam
kelompok perlakuan berdasarkan kombinasi kecepatan milling (fast,
normal, gentle) dan sintering (conventional, speed). Pengukuran
marginal gap sampel dilakukan dengan menggunakan micro-CT. Data
dianalisis dengan uji ANAVA dua jalur dan Post-Hoc LSD.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat
perbedaan bermakna antara kecepatan milling dan kecepatan sintering
terhadap marginal gap. Kelompok gentle milling dan speed sintering
menghasilkan marginal gap terendah (86,36 µm) dan kelompok fast milling dan conventional
sintering menghasilkan marginal gap tertinggi (118 µm). Uji ANAVA dua jalur mengonfirmasi adanya efek
signifikan dari kecepatan milling dan kecepatan sintering dengan
nilai p<0>Marginal gap setiap
kelompok berada dalam batas toleransi klinis (50–120 µm). Kesimpulan dari
penelitian ini adalah kecepatan milling dan kecepatan sintering
berpengaruh kepada marginal gap mahkota gigi tiruan zirconia.
Computer-Aided Design and Computer-Aided Manufacturing (CAD/CAM) is a digital approach to fabricating dental restorations, including zirconia crowns. Compared to conventional techniques, CAD/CAM offers a more efficient and precise workflow. The laboratory workflow in CAD/CAM process provides advantages such as high accuracy and a broader selection of materials, although it generally requires more time than chairside workflows. Manufacturing parameters—particularly milling speed and sintering speed—may influence the mechanical characteristics of restorations, especially marginal gaps, which are critical for long-term clinical success. Excessive marginal gaps can lead to restoration failure. This study aims to examine the effects of milling and sintering speeds on the marginal gap of zirconia crowns made using CAD/CAM technology.
This experimental laboratory study involved 24 zirconia crowns divided into six groups based on combinations of three milling speeds (fast, normal, gentle) and two sintering speeds (conventional and speed). Marginal gaps were measured using micro-computed tomography (micro-CT), and data were analyzed with a two-way ANOVA followed by a Post-Hoc LSD test.
Results revealed significant differences in marginal gaps related to both milling and sintering speeds (p < 0>
Kata Kunci : zirconia, CAD/CAM, milling, sintering, marginal gap, micro-CT