EEG-BASED ANALYSIS OF EMOTIONAL EFFECTS OF HYPNOTIC GUIDED IMAGERY (HGI) THERAPY ON EMPLOYEES WITH BURNOUT: AN EVALUATION STUDY
Moniek Vidia Pramestri, Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog
2025 | Tesis | S2 Psikologi
Emosi negatif berperan penting dalam meningkatkan
risiko burnout pada karyawan. Kondisi burnout dapat menimbulkan gejala fisik
yang berakibat pada kinerja yang buruk dan risiko lain yang lebih parah pada
individu dan pekerjaan. Terapi Hypnotic Guided Imagery (HGI) menawarkan
alternatif untuk mengubah valensi emosi dari emosi negatif menjadi emosi
positif dengan memberikan sugesti yang disertai dengan teknik relaksasi yang
mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan valensi emosi dan
arousal berdasarkan analisis EEG (electroencephalograph) pada Hypnotic Guided
Imagery (HGI) pada karyawan yang mengalami gejala burnout. EEG memberikan
wawasan tambahan yang meningkatkan laporan diri oleh PANAS-X dalam menilai
efektivitas Terapi HGI dan menginformasikan perkembangannya. Berdasarkan
analisis EEG, valensi emosi diukur melalui Frontal
Alpha Asymmetry, sedangkan gairah emosi mengacu pada nilai Beta/Alpha Ratio. Eksperimen ini
dilakukan pada karyawan yang mengalami burnout yang secara acak dibagi menjadi
kelompok intervensi (n=19) dan kelompok kontrol (n=13). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan pada valensi dan arousal
berdasarkan EEG sebagai penanda perubahan emosi, hal ini berbeda dengan hasil
pengukuran emosi berdasarkan skala PANAS-X. Perbedaan hasil antara kedua jenis
pengukuran ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam penelitian dengan pengukuran EEG pada intervensi
psikologis, seperti jenis perekaman FAA dan karakteristik populasi. Namun,
hasil analisis korelasi yang menunjukkan hubungan negatif antara emosi positif
dan asimetri F4-F3 memberikan literatur tambahan dalam memeriksa asimetri alfa
frontal dengan emosi yang dilaporkan sendiri. Temuan ini menjadi dasar untuk
investigasi di masa depan pada evaluasi HGI berbasis EEG.
Negative emotions play
an important role in increasing the risk of burnout in employees. Burnout
conditions can lead to physical symptoms that result in poor performance and
other more severe risks to individuals and jobs. Hypnotic Guided Imagery
therapy (HGI) offers an alternative to alter the emotional valence from
negative emotions into positive emotions by giving suggestions accompanied by
deep relaxation techniques. This study aims to identify changes in emotion
valence and arousal based on EEG (electroencephalograph) analysis in Hypnotic
Guided Imagery (HGI) in employees with burnout symptoms. EEG provides
supplementary insights that enhance self-report by PANAS-X in assessing the
effectiveness of HGI Therapy and informing its development. Based on EEG
analysis, emotion valence is measured through Frontal Alpha Asymmetry, while
emotion arousal refers to Beta/Alpha Ratio values. This experiment was
conducted on employees with burnout who were randomly divided into an
intervention group (n=19) and a control group (n=13). The results showed that
there were no significant changes in valence and arousal based on EEG as a
marker of emotional change; this is different from the results of measuring
emotions based on the PANAS-X scale. The difference in results between these
two types of measures may be due to several factors need to be
considered in studies with EEG measurements on psychological interventions,
such as the type of FAA recording and population characteristics. However, the results of
the correlation analysis showing a negative association between positive
emotions and F4-F3 asymmetry provide additional literature in examining frontal
alpha asymmetry with self-reported emotions. These findings lay the groundwork
for future investigations on EEG-based evaluations of HGI.
Kata Kunci : emotion, EEG, Frontal Alpha Asymmetry, arousal, Hypnotic Guided Imagery Therapy