Laporkan Masalah

Resistansi Kelas Pekerja terhadap Hegemoni Pengembangan Perangkat Lunak: Intelektual Organik dan Free Software Movement

Parama Kirti Wiyanto, Dr. Maharani Hapsari, S.IP., MA.

2025 | Skripsi | Ilmu Hubungan Internasional

Hegemoni kelas borjuis yang membawa gagasan proprietary software telah menimbulkan ketimpangan akses dan kontrol oleh perusahaan-perusahaan besar. Kondisi tersebut memicu munculnya perlawanan dari kelas pekerja yang melihat dominasi proprietary software sebagai bentuk penindasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan resistansi yang dilakukan terhadap kelas borjuis oleh kelas pekerja dengan mengkaji kemunculan intelektual organik, yakni Richard Matthew Stallman, sebagai konsekuensi dari kesadaran kelas dalam Free Software Movement. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta konsep intelektual organik dan perang posisi oleh Antonio Gramsci, penelitian ini menyoroti proses pengekspresian kepentingan kelas yang diejawantahkan melalui gerakan resistansi terhadap kelas borjuis. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi literatur dengan sumber data berupa artikel jurnal, kumpulan esai Stallman, serta situs web yang berkaitan dengan Free Software Movement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran kelas pekerja memicu munculnya Stallman sebagai aktor intelektual organik yang menginisiasi Free Software Movement. Bersama dengan aktor kelas pekerja lainnya, Stallman memainkan peran penting dalam mengimplementasikan strategi politik untuk melawan hegemoni kelas borjuis melalui pendirian organisasi serta propaganda kepada masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa melalui perjuangan ide, kelas inferior dapat menentang ketidakadilan yang disebabkan oleh hegemoni kelas superior.

The hegemony of the bourgeois class, which promotes the concept of proprietary software, has led to inequalities in access and control by large corporations. This condition has triggered resistance from the working class, which views the dominance of proprietary software as a form of oppression. This research aims to analyze the resistance movement carried out by the working class against the bourgeois class by examining the emergence of an organic intellectual—Richard Matthew Stallman—as a consequence of class consciousness within the Free Software Movement. Using a qualitative approach and drawing on Antonio Gramsci’s concepts of the organic intellectual and war of position, this study explores how class interests are expressed through resistance movements against bourgeois hegemony. Data were collected through a literature review, including journal articles, collections of Stallman’s essays, and websites related to the Free Software Movement. The findings indicate that class consciousness among the working class led to the rise of Stallman as an organic intellectual who initiated the Free Software Movement. Alongside other working-class actors, Stallman played a significant role in implementing political strategies to challenge bourgeois hegemony by establishing organizations and disseminating propaganda to the public. This study shows that through the struggle of ideas, the subordinate class can resist the injustice perpetuated by the hegemony of the dominant class.

Kata Kunci : Resistansi, Hegemoni, Free software, Intelektual organik, Perang posisi.

  1. S1-2025-477090-abstract.pdf  
  2. S1-2025-477090-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-477090-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-477090-title.pdf