Analisis Dampak Kenaikan Suku Bunga The Fed Terhadap Volatilitas Saham Bank KBMI IV Periode 2014-2024
Adriana Novita Hapsari, Elton Buyung Satrianto, S.E., MBA.
2025 | Tugas Akhir | D4 PERBANKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan suku bunga
The Fed terhadap volatilitas saham bank-bank KBMI IV di Indonesia, dengan
mempertimbangkan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) sebagai variabel kontrol.
Studi ini dilatarbelakangi oleh tingginya sensitivitas sektor perbankan di
negara berkembang terhadap fluktuasi suku bunga global, terutama setelah
periode kenaikan suku bunga The Fed yang agresif pasca pandemi Covid-19. Data
yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa suku bunga
The Fed, BI Rate, dan harga saham bulanan dari empat bank KBMI IV (BBRI, BMRI,
BBCA, dan BBNI) selama periode 2014 hingga 2024. Pengukuran volatilitas saham
dilakukan menggunakan squared log return. Metode analisis yang digunakan
meliputi uji stasioneritas, regresi linier sederhana, regresi linier berganda,
serta uji asumsi klasik dengan bantuan software EViews. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga The Fed berpengaruh signifikan terhadap
volatilitas saham pada sebagian besar bank KBMI IV, khususnya BBNI, BBRI, dan
BMRI. Sementara itu, BI Rate tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan
terhadap volatilitas saham, sehingga memperkuat perannya sebagai variabel
kontrol yang merepresentasikan respons domestik terhadap guncangan eksternal.
Temuan ini menegaskan bahwa volatilitas saham bank KBMI IV lebih dipengaruhi
oleh faktor eksternal dibandingkan faktor domestik, serta memberikan implikasi
penting bagi investor, regulator, dan pembuat kebijakan di Indonesia.
This study aims to analyze the impact of changes in the Federal Reserve
interest rate (Fed Rate) on the stock volatility of KBMI IV banks in Indonesia,
by incorporating the Bank Indonesia interest rate (BI Rate) as a control
variable. The research is motivated by the high sensitivity of the banking
sector in emerging markets to global interest rate fluctuations, particularly
during the aggressive Fed Rate hikes following the post-pandemic period. The
study utilizes secondary data comprising the Fed Rate, BI Rate, and monthly
stock prices of four KBMI IV banks (BBRI, BMRI, BBCA, and BBNI) from 2014 to
2024. Stock volatility is measured using squared log returns. The analysis
methods include stationarity tests, simple linear regression, multiple linear
regression, and classical assumption tests, using EViews software. The
empirical findings reveal that increases in the Fed Rate significantly affect
stock volatility for most KBMI IV banks, particularly BBNI, BBRI, and BMRI.
Conversely, the BI Rate does not exhibit a significant influence on stock
volatility, confirming its role as a control variable that reflects domestic
responses to external shocks. These results highlight that the volatility of
KBMI IV bank stocks is predominantly driven by external factors rather than
domestic ones, providing important implications for investors, regulators, and
policymakers in Indonesia.
Kata Kunci : Volatilitas Saham, Suku Bunga The Fed, Suku Bunga Bank Indonesia, Bank KBMI IV, Spillover Effect