Laporkan Masalah

Digital vs Non-Digital Induction Training: A Study on 5S Material Effectiveness for New Recruits at C.V. Karya Hidup Sentosa

Alexander Wijayanto, Dr. Rangga Almahendra, S.T., M.M.

2025 | Skripsi | MANAJEMEN

Perkembangan teknologi akan selalu menawarkan tantangan dan kesempatan baru. Kedatangan Pandemi Covid-19, memaksa perusahaan dan institusi akademik unutk mencari metode baru untuk melatih sumber daya manusia. Hal ini menyebabkan pengadopsian metode pelatihan digital pada skala yang tidak pernah diperkirakan pada beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi, meski metode pelatihan digital sudah diadopsi secara massal, belum ada riset yang membandingkan efektivitas pelatihan digital dengan pelatihan konvensional. Oleh karena itu, untuk mendalami tersebut, riset ini akan fokus mendalami efektivitas metode pelatihan digital dibandingkan metode pelatihan konvenisonal.

Riset ini akan diadakan berdasarkan landasan teori pelatihan karyawan, Kirkpatrik model, teori pembelajaran behaviorist, dan teori pembelajaran constructivist, di dalam konteks meotde pelatihan digital dan metode pelatihan konvensional. Riset ini akan diadakan dengan mengumpulkan data riset dari ujian materi dan wawancara subjek riset. Data yang dikumpulkan akan di analisa menggnakan analisa data kuantitatif. 

Sarana penelitian yang digunakan pada riset ini adalah ujian materi yang akan diberikan pada dua kelompok pelatihan yang berbeda yang terdiri dari kelompok digital dan konvensional. Hasil dari ujian materi akan di analisa dan dibandingkan dengan metode weighted average, dimana hasil dari analisa akan menjelaskan efektivitas pelatihan digital bila dibandingkan dengan pelatihan konvensional. Hasil penemuan riset akan berguna sebagai pedoman untuk memperbaiki metode pelatihan digital untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelatihan digital. 

The development of technology always offers new challanges and opportunities. The coming of Covid-19 pandemic foces business and academic institutions to find new method to train their human resources. This resulted in the adoption of digital training method on a unheard of scale in just a few years ago. However, since the mass adoption digital training there have been no research comparing the effectiveness of digital training with conventional training. Therefore, in order to look furhter into this issue thie research will focus on delving into the effectivness of digital training method compared to conventional training method. 

This research will be conducted based on the theoritical basis on employee training, Kirkpatrick model, behaviorist learning theory, and constructivist learning theory, in the context of digital training method and conventional training method. This research will be conducted by collecting data from material exam and interviews of the research subjects. The data will be analyzed using quantitative data anlaysis.

The tools used in this research are material exam, which will be given to two different training group which consist of digital and conventional group. The result of the material exam will be analyzed and compared using weighted average method, which will illuminate the effectivness of digital training when compared to conventional training. The findings of the research can be useful as a guideline for improving the digital training method in order to make it more effective and efficient.

Kata Kunci : Metode pelatihan digital, Metode pelatihan konvensional, Efektivitas, Pelatihan karyawan, Ujian materi

  1. S1-2025-438340-abstract.pdf  
  2. S1-2025-438340-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-438340-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-438340-title.pdf