Hubungan Self Esteem dengan Subjective Well-Being Pada Mahasiswa Keperawatan Perantau FK-KMK UGM
Aulia Dwi Fadillah, Totok Harjanto, S..Kep., Ns., M.kes; Ardani Latifah Hanum, S.Kep., Ns., M.sc
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan yang merantau cenderung memiliki
tantangan yang lebih besar dalam menjalani kehidupannya selama proses
perkuliahan. Self esteem yang tinggi dapat membantu mereka mengatasi berbagai
masalah dan meningkatkan subjective well-being yang dimiliki. Meski begitu,
penelitian yang secara khusus mengeksplorasi hubungan self esteem dengan
subjective well-being pada mahasiswa keperawatan yang merantau masih sangat
terbatas.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self
esteem dengan subjective well-being pada mahasiswa keperawatan perantau FK
KMK UGM.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis analitik
korelasional dan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025
dengan sampel mahasiswa PSIK FK-KMK UGM Angkatan 2021-2024 yang
berjumlah 148 orang dengan kriteria mahasiswa aktif yang berasal dari luar D.I
Yogyakarta dan tinggal di kos/asrama/kontrakan serta tidak tinggal bersama
anggota keluarga. Instrumen yang digunakan adalah Rosenberg Self esteem Scale
(RSES) oleh Rosenberg (1995) yang diadaptasi oleh Fitra (2015) dan Satisfaction
with Life Scale (SWLS) oleh Diener et al., (1985) yang adaptasi oleh Triana (2019).
Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji
korelasi Spearman-Rank.
Hasil: Mahasiswa keperawatan perantau FK-KMK UGM memiliki self esteem
yang tinggi sebesar 88,51?n subjective well-being yang sedang sebesar 52,03%.
Nilai koefisien korelasi antara self esteem dengan subjective well-being yang
diperoleh yaitu 0,544 dengan nilai p=0,001 (<0>Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif
dan korelasi kuat antara self esteem dengan subjective well-being pada mahasiswa
keperawatan perantau FK-KMK UGM.
Kata Kunci: mahasiswa keperawatan, mahasiswa perantau, self esteem, subjective
well-being.
Background: Nursing students who study away from home tend to face greater
challenges during their academic journey. High self esteem can help them cope with
various problems and enhance their subjective well-being. Research specifically
exploring the relationship between self-esteem and subjective well-being among
nursing students who study away from home remains very limited.
Objective: This study aims to determine the relationship between self esteem and
subjective well-being among nursing students from FK-KMK UGM who are
studying away from home.
Method: This study used a quantitative approach with a correlational analytic type
and a cross-sectional design. The study was conducted in May 2025 with a sample
of 148 undergraduate nursing students from FK-KMK UGM, class of 2021–2024,
who met the criteria of being active students originating from outside the Special
Region of Yogyakarta and living in boarding houses, dormitories, or rented
accommodations, not with family members. The instruments used were the
Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) by Rosenberg (1995), adapted by Fitra
(2015), and the Satisfaction with Life Scale (SWLS) by Diener et al. (1985), adapted
by Triana (2019). Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with
the Spearman-rank correlation test.
Result: Among nursing students from FK-KMK UGM who study away from home,
88,51% had high self esteem, while 52.03% had a moderate level of subjective well
being. The correlation coefficient between self esteem and subjective well-being
was 0,544, with a value of p=0,001 (<0>Conclusion: There is a significant, positive, and strong correlation between self
esteem and subjective well-being among nursing students from FK-KMK UGM who
study away from home.
Keywords: nursing students, migrant students, self-esteem, subjective well-being.
Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, mahasiswa perantau, self esteem, subjective well-being