Laporkan Masalah

Karakteristik dan Preferensi Petani Hutan terhadap Pemilihan Jenis Tanaman di Hutan Rakyat Dusun Pengos A Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo

Arifah Nur Afifi, Dr. Ir. Tri Atmojo, S.Hut., M.T.; Prof. Dr. Ir. Ronggo Sadono, IPM.

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Pengelolaan lahan di hutan rakyat menjadi penting agar dapat diperoleh hasil yang optimal dari segi ekonomi tetapi juga manfaat ekologinya. Pengelolaan lahan di hutan rakyat dipengaruhi oleh petani beserta karakteristik yang dimiliki. Salah satunya terkait preferensi pemilihan jenis tanaman yang dibudidayakan di lahan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) menggambarkan karakteristik pemilik lahan di hutan rakyat (2) menganalisis karakteristik pemilik lahan yang paling berpengaruh terhadap preferensi pemilihan jenis pohon. 

Penelitian ini dilakukan pada anggota kelompok tani “Akur” di Dusun Pengos A dengan jumlah responden 30 orang. Pengambilan data kuantitatif dilakukan melalui kuesioner, sementara untuk data kualitatif dilakukan melalui wawancara. Observasi lapangan dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan untuk menunjang hasil wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan metode Chi-squared Automatic Interaction Detection (CHAID). Analisis data kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi lebih dalam temuan data kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di hutan rakyat Dusun Pengos A sebagian besar merupakan laki-laki yang sudah berada di usia tidak produktif, dengan pendidikan rendah namun memiliki pengalaman bertani lebih dari 20 tahun dan luas lahan lebih dari 0,5 ha. Sebagian besar petani memilih jati  dari kelompok tanaman kehutanan untuk dibudidayakan (53,3%). Preferensi tersebut dipengaruhi oleh lama pengalaman bertani dan jumlah tanggungan keluarga. Untuk kelompok tanaman multipurpose tree species (MPTS), sebagian besar petani memilih cengkeh (43,3%). Preferensi tersebut dipengaruhi oleh motivasi petani. Sementara itu, dari kelompok tanaman herbal, jahe merupakan jenis tanaman yang paling banyak dipilih oleh petani (53,3%). Faktor yang mempengaruhi preferensi pemilihan jenis tanaman herbal yakni keikutsertaan petani dalam kegiatan kelompok tani serta luas lahan yang dimiliki.

Land management in community forests is essential to optimize outcomes not only from an economic perspective but also in terms of ecological benefits. The land management in community forests is influenced by the farmers along with their characteristics. One critical aspect related to this is the preference in selecting the species of plants cultivated on the land. This study aims to (1) characterize the landowners in the community forest, and (2) analyse which landowner’ characteristics most significantly affect the preference for selecting plant species.

This study was conducted among members of the “Akur” farmer group in Pengos A Hamlet, with a total of 30 respondents. Quantitative data were collected through questionnaires, while qualitative data were obtained via interviews. Land observations were carried out to provide contextual insights supporting the interview findings. Quantitative data analysis was managed using descriptive statistics and Chi-squared Automatic Interaction Detection (CHAID) method. Qualitative data analysis was applied to further explore the results from the quantitative data.

The results of the study indicated that most farmers in Pengos A Hamlet are male and have reached a non-productive age, possess low educational attainment, yet have over 20 years of farming experience and cultivate land larger than 0,5 hectares. Most farmers prefer teak as the species within the forest plant group for cultivation (53,3%). This preference is influenced by the period of farming experience and the number of household dependents. Within the multipurpose tree species (MPTS) group, most farmers choose clove (43,3%), with their preference influenced by farmers’ motivation for cultivating land in community forest. Meanwhile, among herbal plants, ginger is the most chosen species (53,3%). Factors affecting this preference include farmers’ participation in farmer group activities and size of the land they cultivate.

Kata Kunci : hutan rakyat, preferensi petani hutan, tanaman kehutanan, tanaman MPTS, tanaman herbal ; community forestry, forest farmer’s preferences, forest plants, multipurpose tree species, herbal plants

  1. S1-2025-459079-abstract.pdf  
  2. S1-2025-459079-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-459079-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-459079-title.pdf